Muhammad Kece Dihajar Napoleon Bonaparte, Bareskrim Bergerak Periksa Sejumlah Saksi

Muhammad Kece Dihajar Napoleon Bonaparte, Bareskrim Bergerak Periksa Sejumlah Saksi
Irjen Napoleon Bonaparte diduga menganiaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Bareskrim Polri terus bekerja mengungkap kasus penganiayaan yang diduga dilakukan mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte terhadap tersangka ujaran kebencian dan penistaan agama Muhammad Kosasih alias Muhammad Kece.

Saat ini, badan berlambang busur panah yang dipimpin Komjen Agus Andrianto itu bergerak melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang dianggap mengetahui peristiwa dugaan penganiayaan di Rutan Bareskrim Polri pada 26 Agustus 2021 itu. 

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap saksi itu dilakukan untuk mengetahui kronologi pasti penganiayaan yang diduga dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kece. 

“Untuk kasus dugaan penganiayaan (yang dialami Muhammad Kece), kami sudah memeriksa saksi yang berasal dari napi (narapidana) dan sipir,” kata Brigjen Andi Rian kepada wartawan, Minggu (19/9).

Hanya saja, Jenderal bintang satu ini enggan membeber identitas saksi yang diperiksa, termasuk hasil pemeriksaan terhadap sejumlah pihak tersebut.

Brigjen Andi Rian hanya memastikan bahwa pemeriksaan saksi masih akan terus berlanjut. 

“Saat ini masih akan dilanjutkan, ya, pemeriksaan,” imbuh mantan Dirreskrimum Polda Sumatera Utara itu.

Dia mengatakan apabila pemeriksaan saksi sudah rampung nantinya, penyidik akan memeriksa Irjen Napoleon Bonaparte selaku terlapor.

Bareskrim Polri bergerak memeriksa saksi terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kece.