Muktamar ke-35 NU, Ketua PCNU Kediri Optimistis Gus Salam Mendapat Dukungan Mayoritas di Jatim

Muktamar ke-35 NU, Ketua PCNU Kediri Optimistis Gus Salam Mendapat Dukungan Mayoritas di Jatim
Abdussalam Shohib atau Gus Salam. Foto: source for JPNN

Menurutnya, Gus Salam membawa misi masyayikh agar membangun rekonsiliasi total di dalam NU, membangun budaya khidmah NU searah dengan kepribadian pesantren, dan menggerakkan kemajuan NU dengan kebijaksanaan berdasar potensi dan peluang di masing-masing daerah.

"Salah satu kuncinya terletak pada kapasitas keilmuan dan pengalaman nyata berkhidmah yang dibutuhkan NU dari para kandidat caketum PBNU. Dan, Gus Salam terbukti khidmadnya selama di PWNU Jawa Timur," tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa Gus Salam berhasil melakukan kaderisasi di Jawa Timur, mendorong terbentuknya lembaga keuangan syariah (KSPPS BMT NU) di PCNU se-Jatim, dan membentuk asosiasinya. Lalu, revitalisasi rumah sakit dan klinik pratama lingkungan NU dan pesantren di Jatim dan program lainnya.

Peran Gus Salam tersebut diakui KH Mas Cholil Nawawi (Ra Cholil), pengasuh Ponpes Sidogiri Pasuruan sekaligus wakil Katib PWNU Jatim periode 2024-2029. Menurutnya, Gus Salam menjadi inisiator bahkan penggerak berbagai program kelembagaan tersebut.

"Memang semua kebijakan dan program PWNU 2018-2023 digodok bareng-bareng, namun pelopor gagasan hingga eksekusinya tidak lepas dari Gus Salam," ujar Ra Cholil.

Menurutnya, walaupun saat ini struktural PCNU se-Jatim banyak berubah, namun rekam jejak Gus Salam tidak bisa dilupakan.

"Waktu saya tanya tentang dukungan PCNU se-Jatim menjelang Muktamar ke-35, Gus Makmun (ketua PCNU Kediri) menyatakan optimistis (Gus Salam) mendapat dukungan minimal dari 70 persen PCNU se-Jatim," ungkapnya.

KH M. Makmun Mahfudz memprediksi, Muktamar ke-35 NU pada 27-31 Agustus 2026 nanti akan menjadi arena kompetisi sehat untuk mendapatkan kepercayaan muktamirin.(Adk/JPNN)

Caketum PBNU KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) menyambut baik deklarasi sejumlah kandidat menjelang Muktamar ke-35 NU di Jombang.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News