Mundur dari PSI, Ade Armando: Demi Kebaikan Bersama
jpnn.com, JAKARTA - Pegiat media sosial Ade Armando mengumumkan mundur sebagai anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Selasa (5/5) ini, meski tak memiliki konflik internal di parpol.
"Saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama," kata Ade kepada awak media di kantor PSI, Jakarta, Selasa (5/5) ini.
Dia mengaku pilihan mundur diambil karena memiliki pilihan politik yang tidak bisa dikaitkan dengan PSI.
"Selama ini saya terlalu sering jadi sasaran tembak akibat ucapan saya, komentar saya, kritik saya terhadap berbagai pihak," ujar Ade.
Diketahui, Ade mundur setelah muncul pelaporan atas alumnus UI itu atas dugaan penghasutan berkaitan video ceramah Wapres ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK.
Ade mengaku tidak masalah apabila dilaporkan karena dianggap menghasut dan memprovokasi.
"Kalau saya dipanggil oleh polisi, saya akan datang, saya akan jelaskan bahwa saya tidak pernah melakukannya," ujar dia.
Namun, dia mengaku tidak terima ketika aktivitas politiknya mulai dikaitkan beberapa pihak dengan PSI.
Pegiat media sosial Ade Armando memilih mundur ketika berbagai kritik dan pendapat yang disampaikannya mulai dijadikan alat menyudutkan PSI.
- Pengamat Anggap Masa Keemasan Jokowi Sudah Habis, Sulit Mendongkrak Elektabilitas PSI
- Musda V Demokrat Sulteng, Anwar Hafid Dorong Politik Berbasis Data dan Kerja Nyata
- Grace Natalie: Saya Enggak Pernah Ada Masalah dengan Pak JK
- Grace Natalie Sebut Pernyataannya soal JK Normal-Normal Saja
- Grace Natalie Perintahkan Ahmad Ali Agar PSI Tak Dilibatkan dalam Kasusnya
- Parpol Nonparlemen Gelar FGD Membahas RUU Pemilu, OSO Sampaikan Alasan Mengundang Mahfud MD
JPNN.com




