Murka, China Ancam Batalkan Pertemuan Xi Jinping dengan Donald Trump
jpnn.com, BEIJING - China telah memberitahu Amerika Serikat bahwa mereka berencana membatalkan pertemuan antara pemimpin kedua negara yang dijadwalkan akhir bulan ini jika Washington menyetujui penjualan senjata baru ke Taiwan sebelum pertemuan tersebut.
Sejumlah sumber yang mengetahui hubungan bilateral tersebut mengatakan pada Sabtu, bahwa China kembali menegaskan bahwa isu Taiwan merupakan “garis merah” dalam hubungan bilateral.
Presiden AS Donald Trump, yang tampaknya ingin menunjukkan sejumlah pencapaian diplomatik menjelang pemilihan sela kongres pada November, sangat mementingkan terlaksananya pertemuan puncak dengan Presiden China Xi Jinping.
China mengklaim Taiwan sebagai pulau demokratis dengan pemerintahan sendiri dan merupakan bagian dari wilayahnya. China juga tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk menyatukannya kembali.
Ketika Xi bertemu Trump di Beijing pada pertengahan Mei, dia mengatakan kepada presiden AS bahwa Taiwan merupakan “isu terpenting” dalam hubungan kedua negara. Xi juga memperingatkan potensi konflik jika isu tersebut tidak ditangani dengan baik.
Saat itu, Trump mengatakan dalam wawancara televisi bahwa penjualan senjata ke Taiwan dapat menjadi alat tawar-menawar yang sangat baik dalam hubungannya dengan China.
Pernyataan tersebut menimbulkan keraguan mengenai komitmen keamanan jangka panjang Washington terhadap para sekutunya di Asia.
Pada Desember tahun lalu, pemerintahan Trump mengumumkan paket penjualan senjata senilai 11 miliar dolar AS (sekitar Rp193 triliun) kepada Taiwan, yang merupakan paket terbesar yang pernah ada. Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari China.
China telah memberitahu Amerika Serikat bahwa mereka berencana membatalkan pertemuan antara pemimpin kedua negara yang dijadwalkan akhir bulan ini
- Amerika Kembali Bersiap Serang Iran Menjelang Agenda Politik Besar
- Iran Ancam Serang Pangkalan Inggris, Donald Trump Menjawab Santai
- Sulit Putar Balik, Kurs Rupiah Sore Ini Masih Melemah 35 Poin
- Takut Diserang Amerika, Iran Kembali Ancam Negara Tetangga
- Iran Babak Belur Dibombardir Amerika & Israel, Rusia Hanya Beri Bantuan Diplomatik
- PT CDS Asia Electronics Tembus Pasar AS Lewat Ekspor Perdana Lampu Tenaga Surya
JPNN.com




