Musim Hujan Diprediksi Mundur ke Januari 2026, Petani Diminta Waspadai Dampak El Nino Kuat
jpnn.com, BANDUNG - Fenomena El Nino yang menguat perlu diwaspadai karena berpotensi membuat musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia datang lebih lambat.
Kepala Tim Pakar PPI-ITB, Tri Wahyu Hadi, mengatakan El Nino kuat biasanya berpengaruh terhadap mundurnya awal musim hujan di Indonesia.
"Awal musim hujan di Indonesia itu bervariasi, tetapi di Jawa umumnya itu Desember," kata Tri Wahyu dalam diskusi 'El Nino Sangat Kuat 2026-2027 dan Potensi Dampaknya di Indonesia' di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (13/8/2026).
Namun, menurut dia, kondisi El Nino yang kuat berpotensi membuat musim hujan mundur hingga awal Januari atau bahkan pertengahan Januari.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi sektor pertanian.
Sebab, mundurnya musim hujan akan berdampak langsung terhadap kalender tanam petani yang selama ini menyesuaikan waktu tanam dengan datangnya hujan.
"Biasanya petani nanam di Desember atau November bahkan, tapi harus mundur ke Januari dan itu akan menurunkan produktivitas cukup signifikan," jelasnya.
Dia menjelaskan, El Nino merupakan fenomena iklim yang dapat meningkatkan kondisi kering di Indonesia.
Fenomena El Nino berdampak pada prediksi musim hujan yang mundur ke awal atau pertengahan Januari 2026 di Indonesia.
- Dampak El Nino, Bank Mandiri Proyeksi Inflasi 3,5 Persen
- El Nino Berdampak pada Harga Pangan, BPS Beri Peringatan
- 170 Pendaki Sempat Terjebak Karhutla, Sembilan Taman Nasional Ditutup
- Langkah Cepat Gubernur Papua Antisipasi Karhutla Agar Tak Meluas
- Karhutla Meluas, Legislator PKS Anggap Sistem Pencegahan Gagal
- Dampak El Nino Kuat, BMKG Ingatkan Puncak Kemarau di September dan Oktober
JPNN.com




