Musim Hujan Diprediksi Mundur ke Januari 2026, Petani Diminta Waspadai Dampak El Nino Kuat
Tingkat dampaknya, kata dia, tidak hanya ditentukan oleh kekuatan El Nino, tetapi juga kondisi kerentanan di masing-masing wilayah dan sektor.
Karena itu, El Nino yang kuat tidak serta-merta berarti seluruh wilayah Indonesia akan mengalami dampak dengan tingkat keparahan yang sama.
Tri Wahyu menyebut, terdapat sejumlah kejadian El Nino kuat yang pernah terjadi, antara lain pada 1997, 2015, dan 2023.
Khusus pada 1997, dampaknya tergolong sangat kuat karena terjadi bersamaan dengan fenomena Dipole Mode positif.
"Jadi ada faktor lain yang bisa memperkuat dampak. El Nino saja mungkin dampaknya tidak sekuat kalau disertai dengan fenomena lain tadi," jelasnya.
Dia pun mengingatkan agar kondisi El Nino saat ini tidak langsung disebut sebagai yang paling parah.
Menurutnya, kategori kekuatan El Nino diukur berdasarkan indeks tertentu, salah satunya indeks Nino 3.4. Meski indikator menunjukkan penguatan, belum bisa dipastikan apakah dampaknya akan lebih parah dibandingkan kejadian sebelumnya.
"Sejak akhir Juni 2026, indeks ini sudah berada di angka 1,56 dan ini sudah masuk kategori kuat," ucap dia. (mcr27/jpnn)
Fenomena El Nino berdampak pada prediksi musim hujan yang mundur ke awal atau pertengahan Januari 2026 di Indonesia.
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
- Mobil CUPRINOMAT Raih Rekor MURI, Tempuh 5.108 Kilometer untuk Penyuluhan Petani
- Antisipasi Kekeringan Ekstrem, Tempo Scan Salurkan 640 Ribu Liter Air Bersih di Jawa-Sumatera
- Jakarta Kekeringan, Pemprov Distribusi Air Bersih ke Sejumlah Wilayah
- Dampak El Nino, Bank Mandiri Proyeksi Inflasi 3,5 Persen
- El Nino Berdampak pada Harga Pangan, BPS Beri Peringatan
- 170 Pendaki Sempat Terjebak Karhutla, Sembilan Taman Nasional Ditutup
JPNN.com




