Mutasi Pegawai Karena Data Kunker Bocor, Pengamat: Menteri Dody Jangan Reaktif

Mutasi Pegawai Karena Data Kunker Bocor, Pengamat: Menteri Dody Jangan Reaktif
Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas. Foto: Source for JPNN

"Dan, ini terbukti bagaimana beliau juga ternyata tidak bersih-bersih juga. Walaupun yang kita lihat sekarang ini belum terbukti terkait dengan penyalahgunaan anggaran, tetapi sudah ada penyalahgunaan wewenang," katanya.

Fernando juga mengaku heran dengan sikap reaktif Menteri Dody terkait bocornya data istri dan anaknya ikut kunjungan kerja ke luar negeri. Apalagi, data kunjungan kerja seorang menteri bukan hal yang harus dirahasiakan ke publik.

"Seharusnya kan ketika itu bocor, berarti ini ada upaya untuk menjaga beliau agar beliau tetap seperti ketika awal beliau menjabat sebagai Menteri, yaitu betul-betul komit," katanya.

"Seharusnya kan memang ya wajar dong, wajar siapa-siapa yang berkunjungan diunggah ke publik karena ini kan memang seharusnya bisa diakses oleh siapapun. Karena kita butuh informasi, transparan," timpalnya.

Atas hal tersebut, Fernando menilai jika SK mutasi dan menonjobkan pegawai karena bocornya data ke publik itu benar maka jelas sikap Menteri Dody tersebut tidak tepat.

Menurutnya, kritikan dari publik terhadap Kemen PU, khususnya Menteri Dody seharusnya menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Menteri Dody tidak boleh gagap dalam merespons masukan dari masyarakat.

"Justru ini kan yang seharusnya jadi pembelajaran bagi semua institusi lah, bukan hanya kementerian. Bagaimana mereka coba melakukan keterbukaan informasi, transparansi terkait dengan yang sifatnya memang patut dibuka, apalagi ini terkait dengan kunjungan luar negeri," tegasnya.

Sebelumnya, beredar isu Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memutasi beberapa pegawai senior ke luar Jawa.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dikritik seusai diisukan memutasi dan menonjobkan beberapa pegawai di Kementerian yang dipimpinnya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News