Nana Mardiana Turun Gunung Perjuangkan Dangdut Indonesia Diakui UNESCO
jpnn.com, JAKARTA - Pedangdut Nana Mardiana kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap perkembangan musik dangdut.
Dia menjadi Ketua Panitia Diskusi Publik “Ngulik Soal Musik Dangdut” yang akan digelar Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia pada 20 Oktober 2026.
Nana mengatakan mandat tersebut tidak hanya menjadi amanah organisasi, tetapi juga bagian dari upaya mendorong musik dangdut makin kuat sebagai identitas budaya Indonesia.
Dia berharap perjuangan tersebut dapat mengantarkan dangdut memperoleh pengakuan UNESCO.
"Ini bagian dari upaya mendorong musik dangdut agar diakui UNESCO,” ujar Nana dalam keterangannya, Rabu (16/9).
Sebagai bagian dari insan dangdut, Nana mengaku terpanggil untuk terlibat dalam perjuangan yang dilakukan Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI).
Menurutnya, upaya membawa dangdut ke tingkat dunia merupakan tanggung jawab bersama seluruh pelaku dan pencinta musik tersebut.
"Musik dangdut adalah musik kebanggaan kami. Karena itu, saya ingin ikut berperan agar dangdut makin maju dan mendapat pengakuan dunia,” tegas Nana Mardiana.
Nana Mardiana “turun gunung” mengawal perjuangan musik dangdut Indonesia menuju pengakuan UNESCO.
- Tak Perlu ke Tailan, Keseruan Perang Air ala Festival Songkran Hadir di Little Siam PIK2
- Lurus Mentok Belok Kanan, Liebie dan DJ Stroo Mengajak Bergoyang
- Google Doodle Bertema Dangdut Meriahkan Hari Musik Dunia 2026
- Buka Peluang Kolaborasi, Inul Daratista: Asal Karakter Suara Cocok
- Dipercaya Dunia, Indonesia Terpilih Masuk ke Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO
- FORWAN dan IDPFEST Perkuat Sinergi Dukung Ekosistem Musik Perkusi
JPNN.com




