Nawakara Ajak Anak-anak Jadi Pahlawan Keamanan dan Lingkungan
jpnn.com, JAKARTA - PT Nawakara Perkasa Nusantara kembali menjalankan komitmennya dalam tanggung jawab sosial dan berkelanjutan melalui program Nawakara Gemilang (Gerakan Muda Indonesia Cemerlang) di enam kota area proyek Nawakara yakni Bekasi, Bandung, Jakarta Timur, Surabaya, Makassar, dan Pekanbaru pada 5-7 Mei 2025.
Chiquita Paramita Hindarto selaku Head of Corporate Secretary Nawakara menjelaskan Nawakara Gemilang menekankan pada transfer pengetahuan dan pembentukan karakter melalui metode yang menyenangkan.
“Dengan pendekatan visual dan bahasa sederhana, anak-anak memahami konsep seperti stranger danger, pentingnya berkata ‘TIDAK’ ketika merasa tidak aman, dan bagaimana menjaga kesehatan dengan pola hidup yang baik,” jelasnya.
Program ini penting untuk dijalankan sebagai bentuk komitmen Nawakara terhadap keamanan, keselamatan dan kepedulian dalam menjaga lingkungan yang harus dimulai sejak usia dini.
“Kami tidak hanya ingin memberi informasi, tapi ingin menanamkan pola pikir yang membentuk kewaspadaan dan rasa tanggung jawab sejak usia dini dan dirancang agar anak-anak merasa terlibat secara aktif. Tidak sekedar menerima materi, tetapi sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing, Nawakara Gemilang adalah bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip ESG, khususnya pada aspek sosial dan pendidikan," sebutnya.
Program ini, kata Chiquita, telah menjadi agenda tahunan Nawakara dan akan terus diperluas jangkauannya ke lebih banyak sekolah di wilayah operasional perusahaan.
Enam sekolah yang mengikuti kegiatan ini antara lain SDN Harapan Jaya V Bekasi, SDN Sukarela 105 Bandung, SD Inpres Mamajang III Makassar, MI Al-Wathoniyah Pusat Putri Jakarta Timur, SDN Kaliasin 1 Surabaya, dan SDN 011 Minas Barat Pekanbaru.
Ratusan siswa siswi mengikuti sesi edukasi sesuai kebutuhan dan konteks lokal masing-masing sekolah seperti keselamatan diri, keamanan digital, kebersihan, hemat energi hingga aksi sederhana untuk menjaga lingkungan.
Nawakara percaya bahwa keamanan bukan hanya urusan teknologi atau perlindungan fisik, tetapi juga tentang membentuk kesadaran kolektif.
- Hardiknas 2026 di Teluknaga Jadi Ruang Kreatif, Siswa Belajar Teknologi Lewat Minecraft Education
- Integritas Pendidikan di Tengah Ujian Kepercayaan
- Membasuh Wajah Peradaban: Menggugat Akar Pendidikan di Bawah Panji Pancasila dan Ajaran Bung Karno
- Pembinaan Generasi Muda, Ratusan Pelajar Ikuti Garuda Youth Camp 2026
- Belajaraya Jakarta saat Hardiknas, Dorong Pendidikan Lebih Inklusif
- Ketum PKP: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Manusia
JPNN.com




