Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah, Penyebabnya Sudah Jelas
jpnn.com - JAKARTA - Nilai tukar rupiah hari ini Senin (13/7) pagi bergerak melemah 25 poin atau 0,14 persen menjadi Rp18.090 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.065 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyatakan pelemahan kurs rupiah dipicu peningkatan tensi geopolitik di Timur Tengah (Timteng).
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah kembali meningkatnya tensi geopolitik di Timteng yang menyebabkan lonjakan pada harga minyak mentah dunia,” ungkap dia kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Mengutip Anadolu, ketegangan regional telah meningkat dalam beberapa hari terakhir di tengah aksi baku serang antara pasukan AS dan Iran.
Pada Minggu (12/7), Iran mengatakan telah melancarkan serangan terhadap situs militer AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, dan Oman sebagai balasan atas serangan AS terhadap sejumlah target Iran.
Amerika juga melakukan serangan kembali di beberapa wilayah selatan Iran pada Senin pagi hari ini.
Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan beberapa ledakan di Bandar Abbas serta di Sirik, Pulau Qeshm, dan Jask, semuanya di provinsi Hormozgan.
Kantor Berita Mehr juga melaporkan ledakan di kota-kota selatan Bushehr dan Kangan.
Nilai tukar rupiah hari ini Senin pagi melemah, analis Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan penyebabnya.
- Cekik Ekonomi Iran, Amerika Jatuhkan Sanksi kepada 16 Individu & 11 Perusahaan
- Kurs Rupiah Anjlok, Bank Indonesia Ungkap Pemicunya
- IHSG Kebakaran, Rupiah Ambrol, USD Tembus Rp18.021 Jumat Pagi
- Rupiah Makin Terpuruk 35 Poin, USD Nyaris Rp 18 Ribu
- Tabrak Ranjau Laut di Selat Hormuz, Kapal Kargo Bawa 2.500 Kontainer Tenggelam
- Kurs Rupiah Sore Ini Memble Lagi, Ternyata Gegara 2 Faktor
JPNN.com




