Nilai Tukar Rupiah Pagi Hari Ini Menguat
jpnn.com - JAKARTA – Kurs atau nilai tukar rupiah hari ini Senin (15/6) pagi bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi Rp17.778 per dolar AS.
Pada penutupan sebelumnya nilai tukar rupiah di level Rp17.860 per dolar AS.
Terpisah, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) dalam memperluas penggunaan mata uang lokal pada transaksi internasional guna memperkuat posisi rupiah dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.
Menurut Dasco, upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) antara Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Gubernur People's Bank of China (PBOC) Pan Gongsheng.
"Kesepakatan tersebut membuka ruang yang lebih luas bagi penggunaan rupiah dan renminbi dalam transaksi antara Indonesia, China Daratan, dan Hong Kong sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS," kata Dasco dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Kesepakatan strategis tersebut ditandatangani dalam Pertemuan Tingkat Tinggi pada Kamis (11/6) di Shanghai, Tiongkok.
Selain itu, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai Local Currency Transaction (LCT) juga diperluas hingga mencakup Hong Kong.
Dalam penandatanganan tersebut, Chief Executive Hong Kong Monetary Authority (HKMA) Eddie Yue turut menandatangani kesepakatan.
Kurs atau nilai tukar rupiah hari ini bergerak menguat, dibandingkan pada penutupan sebelumnya.
- Genjot Pertumbuhan Ekonomi, BI Percepat Penguatan UMKM dan Penyaluran Kredit
- Melemah 114 Poin, Rupiah Makin Gawat, USD Tembus Rp 18.128
- Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Rupiah Masih Terperosok Hari Ini
- Dasco Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Nadiem, Terkait Amnesti?
- Konon, Ucapan Selamat Ultah Buat Nadiem dari Dasco Tak Berkaitan Pemberian Amnesti
- Sempat Tembus Rp 18.005 per Dolar AS, Pengamat Beberkan Faktor Rupiah Terperosok
JPNN.com




