Nindya Karya Rampungkan 2 Proyek Sekolah Rakyat, Komut Apresiasi Tim Lapangan
Selain Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah mencapai 100 persen, sejumlah proyek lainnya juga menunjukkan progres yang sangat baik, di antaranya Kota Kediri (94,09 persen), Kota Makassar (92,98 persen), dan Kota Pasuruan (92,41 persen).
Umbas menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita di bidang pendidikan. Karena itu, seluruh insan Nindya Karya memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan program ini melalui hasil pekerjaan yang berkualitas, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Umbas.
PT Nindya Karya berkomitmen untuk terus menghadirkan karya terbaik dalam setiap proyek strategis nasional melalui semangat Leading the Excellence, sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan bagi Indonesia. (dil/jpnn)
Komut Nindya Karya Michael Umbas secara khusus memberikan penghargaan kepada tim Sekolah Rakyat Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah menuntaskan pekerjaan
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Mensos: Sekolah Rakyat Komitmen Presiden Prabowo Membuka Akses Pendidikan bagi Fakir Miskin
- Terjaring Demo 27 Agustus, Puluhan Siswa Dikirim ke Barak
- Senin Besok, Pemprov DKI Terapkan PJJ untuk Semua Sekolah
- Memperluas Bantuan, Pendekar 08 Sambangi Sekolah dan Puskesmas di Ngada
- Kabut Asap Menyebabkan Lebih dari Sejuta Murid Indonesia Belajar dari Rumah
- Kabut Asap Karhutla Ganggu Pembelajaran, Herman Deru Serahkan Kebijakan ke Sekolah
JPNN.com




