Novel Baswedan Cs Yakin Masuk Polri Adalah Ikhtiar Berjuang Melawan Korupsi

Novel Baswedan Cs Yakin Masuk Polri Adalah Ikhtiar Berjuang Melawan Korupsi
Novel Baswedan (Kiri) mengungkapkan dirinya telah melakukan penyelidikan singkat terkait dugaan bisnis PCR saat konferensi pers Kaukus Masyarakat Sipil di kawasan Jakarta Pusat, Senin (29/11/202) Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia Memanggil 57 Institute (IM57 Institute) menilai masuk ke Polri sebagai salah satu ikhtiar mereka berjuang melawan korupsi.

Oleh karena itu, semua pegawai KPK yang dipecat pada era Firli Bahuri memandang bahwa opsi menjadi ASN Polri merupakan salah satu bentuk perjuangan mematahkan berbagai stigma serta cara untuk melanjutkan perjuangan.

"Semua eks pegawai KPK yang diberhentikan bersepakat bahwa opsi ASN Polri merupakan salah satu cara berjuang," kata Ketua IM57 Institute M Praswad Nugraha dalam keterangannya, Selasa (7/12).

Praswad menyampaikan terlepas apa pun pilihan lain yang diambil sejumlah eks pegawai KPK itu lebih kepada pertimbangan personal. Bukan karena adanya perbedaan pendapat di internal.

Meski demikian, IM57 Institute memahami adanya pegawai KPK yang tidak mengambil opsi tersebut.

"Hal tersebut mengingat secara keseluruhan, eks pegawai KPK memiliki persamaan pandangan yang saling mendukung opsi yang diambil masing-masing individu," ujar Praswad. (tan/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Novel Baswedan Cs yang menamakan diri mereka Indonesia Memanggil 57 Institute (IM57 Institute) berkeyakinan masuk ke Polri sebagai salah satu ikhtiar untuk berjuang melawan korupsi. Selain itu, menjadi ASN Polri memperjuangkan stigma yang dibangun oleh pi