NU Care-LAZISNU dan Unilever Sukses Gelar Literasi AI dan Keuangan untuk Perempuan
Sementara itu, Plt Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lampung Utara, Sundari, mengapresiasi program ini.
Dia menilai perempuan menghadapi banyaktantangan, baik di rumah, jalanan, lingkungan kerja, masyarakat, maupun ruang digital. Karena itu, perempuan perlu mendapat ruang aman untuk belajar dan bertumbuh.
“Perempuan rentan menjadi korban kekerasan dan kejahatan digital. Karena itu, perempuan harus bisa berdaya. Pemerintah mendukung edukasi digital seperti ini agar perempuan dapat bertumbuh dan berkarya tanpa rasa takut,” tegas Sundari.
Sekretaris PCNU Kota Metro Lampung Agus Setiawan menyebut literasi digital dan keuangan menjadi kebutuhan penting bagi perempuan saat ini.
Menurutnya, banyak kasus di Lampung menunjukkan perempuan menjadi korban karena kurangnya pemahaman terhadap teknologi dan pengelolaan keuangan.
“Literasi digital dan literasi keuangan sangat penting untukperempuan. Perempuan harus dibekali. Apalagi di beberapa tempat di Lampung, banyak sekali perempuan menjadi korban digital, seperti teror di media sosial. Bahkan, karena belum memiliki literasi keuangan yang baik, pernah terjadi di lingkungan kami perempuan yang terjerat hingga 96 akunpinjaman online,” ungkap Agus.
Dia menilai program yang diinisiasi NU Care-LAZISNU dan Unilever sangat membantu upaya pendampingan perempuandi Lampung.
“Edukasi ini dinilai tidak hanya mencegah perempuanterjebak hoaks dan pinjaman online, tetapi juga membantumereka menggunakan teknologi sebagai alat bantu untukbelajar, bekerja, mengasuh anak, hingga mengembangkandiri,” pungkasnya.(fri/jpnn)
NU Care-LAZISNU bekerja sama dengan Yayasan Unilever Indonesia sukses menggelar kegiatan Perempuan PandAI & Berdaya-Literasi Digital AI & Keuangan.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- Giwo Rubianto: Kemerdekaan Harus Beri Ruang Perempuan untuk Berdaya & Mandiri
- Urban Slow Observation Membaca Pelecehan Verbal Barista Perempuan dari Perspektif Ketenagakerjaan
- Taliban Larang 2,4 Juta Anak Perempuan Afghanistan Mengenyam Pendidikan
- NU Care-LAZISNU dan Paragon Salurkan Bantuan untuk Pesantren, Madrasah dan Masjid Terdampak Banjir Sumatra
- WiLAT Indonesia: Kesetaraan Gender Kunci Transisi Ekonomi Hijau
- Resmi Dirilis, Clear Men Ultra Edisi Terbatas Tawarkan Solusi untuk Ketombe & Gatal
JPNN.com




