NU Pastikan Tak Terlibat Relokasi Paksa Warga Syiah
Jumat, 21 Juni 2013 – 09:19 WIB
NU Pastikan Tak Terlibat Relokasi Paksa Warga Syiah
"Mas Saiful (Saifullah Yusuf, red) mengatakan ke saya, Pemprov Jatim meminta relokasi itu tidak disebut sebagai pengusiran, karena dilakukan atas permintaan pengikut Syiah sendiri. Kalau memang demikian ya tidak apa-apa, karena justru itu bagian dari upaya Pemerintah melindungi warganya," tambah Kiai Said.
Baca Juga:
Terlepas dari tarik ulur kebenaran kabar relokasi tersebut dibarengi dengan pemaksaan atau tidak, Said meminta ke aparat terkait agar bisa memberikan jaminan keselamatan kepada pengikut Syiah. Termasuk jika suatu saat mereka yang sekarang direlokasi menginginkan kembali ke kampung halamannya.
"Pengikut Syiah yang sudah direlokasi itu adalah warga negara yang sama, yang memiliki hak hidup yang sama juga. Pemerintah harus bisa menjamin aset mereka yang ditinggalkan, dan mengabulkan jika suatu saat mereka ingin kembali ke kampung halamannya," tandas Kiai bergelar Doktor lulusan Universitas Ummul Qura', Mekkah, tersebut. (Fat/jpnn)
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam relokasi paksa terhadap penganut aliran Syiah di Sampang, Madura. Penganut Syiah dipindah
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Dukung Gaya Hidup Sehat, JRP Berikan Perlindungan bagi Peserta Pekanbaru Lestari Run
- Gus Falah Berharap Bandar Judi Berkedok Arena Permainan Anak Ditindak Maksimal
- Dukung Kelancaran Proses Debarkasi Jemaah Haji, Bea Cukai Buka Layanan Registrasi IMEI
- Komisi IX Rapat Bahas Anggaran dengan Pimpinan BGN, Tetapi Tertutup Bagi Umum
- Notarace 2026 Jadi Acara Puncak HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia
- KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur
JPNN.com




