Nusron Pernah Dipecat Gegara Ogah Dukung Prabowo, Kini Dikaitkan Isu Munaslub Golkar
jpnn.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid yang kini dikaitkan dengan isu musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Partai Golkar tercatat pernah dipecat oleh partainya di era Ketua Umum Aburizal Bakrie (ARB) pada momen Pemilu 2014.
Berdasarkan arsip JPNN.com, ARB ketika itu juga memecat dua kader muda Golkar lainnya, yakni Poempida Hidayatullah dan Agus Gumiwang.
Tiga pengurus DPP Golkar, Poempida Hidayatulloh (kiri) bersama Agus Gumiwang (tengah) dan Nusron Wahid (kanan) menggelar konferensi pers tentang pemecatan terhadap ketiganya oleh DPP Golkar Golkar karena mendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Foto: Ricardo/JPNN.Com
Konon aksi main pecat oleh pimpinan parpol berlambang beringin rindang terjadi lantaran Nusron ogah mendukung calon presiden yang diusung Golkar, yakni pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Nusron sendiri pada Pilpres 2014 memilih berseberangan dengan keputusan partai dengan mendukung duet Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Ketika itu Nusron menyebut pemecatan terhadap dirinya karena Golkar mendapat tekanan luar biasa sebagai risiko mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Menurut Nusron, dirinya dapat memahami keputusan Aburizal dan Idrus Marham selaku Sekretaris Jenderal Golkar mengeluarkan surat pemecatan tersebut.
Sebab, kata Nusron, dorongan untuk memecat dirinya, Poempida dan Agus Gumiwang justru bukan dari internal Golkar.
Menteri ART Nusron Wahid yang pernah dipecat partai gegara ogah dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2014, kini dikaitkan dengan isu munaslub Golkar.
- Reaksi Gerindra Merespons Pernyataan AHY soal Kekuasaan Bukan Selamanya
- Ketua Komisi V Dukung Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG
- Versi Pengamat, Pidato AHY soal Kekuasaan Diarahkan ke Jokowi, Bukan Prabowo
- Bakom Sebut Prabowo Sudah Mengurus Masalah Dalam Negeri Sebelum ke Rusia
- Aparat Tak Bakal Sembarangan Sita Harta Warga setelah RUU Perampasan Aset Disahkan
- Prabowo Larang Pembakaran Lahan untuk Alasan Apa Pun, Termasuk Kearifan Lokal
JPNN.com




