OIKN Minta Tambahan Anggaran agar IKN dapat Difungsikan sebagai Ibu Kota Negara pada 2028
jpnn.com - JAKARTA – Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan dapat difungsikan menjadi ibu kota negara pada 2028.
Karena itu, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengusulkan tambahan anggaran Rp15,5 triliun untuk 2027 guna mengejar target pembangunan kawasan IKN.
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengatakan tambahan anggaran itu untuk mendukung pembangunan gedung legislatif dan yudikatif hingga hunian dan infrastruktur pendukung lainnya.
"Dari total kebutuhan anggaran OIKN tahun 2027 sebesar Rp22,2 triliun telah dialokasikan dalam pagu indikatif sebesar Rp6,7 triliun sehingga masih terdapat kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp15,5 triliun," kata Basuki dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (11/6).
Dia menjelaskan pagu indikatif OIKN tahun anggaran 2027 ditetapkan sebesar Rp6,7 triliun yang terdiri atas program dukungan manajemen sebesar Rp592 miliar dan program pengembangan kawasan strategis Rp6,1 triliun.
Namun, pagu tersebut dinilai belum memenuhi total kebutuhan anggaran OIKN tahun depan yang mencapai Rp22,2 triliun.
Oleh sebab itu, Basuki di hadapan legislator menyampaikan usulan tambahan anggaran sebesar Rp15,5 triliun.
Dia memerinci tambahan anggaran itu dialokasikan untuk pembangunan IKN tahap dua sebesar Rp7,4 triliun dan pembangunan tahap tiga sebesar Rp8 triliun.
OIKN mengusulkan tambahan anggaran untuk 2027 guna mengejar target pembangunan kawasan IKN.
- Kemenhut Siapkan Kawasan Preservasi Orang Utan, Luasnya 87 Ribu Hektare
- Tim Gerakan Dapur Indonesia Berkunjung ke IKN, Optimistis Banyak Peluang Usaha
- Legislator Usul Gibran Berkantor di IKN Biar Infrastruktur Tak Sia-Sia
- Isi Libur Panjang, Otorita IKN Ajak Pengunjung Tanam 150 Bibit di Miniatur Hutan Hujan Tropis
- Otorita IKN Buka Suara Soal Putusan MK Jakarta Masih Ibu Kota
- Putusan MK Terbaru Menyatakan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, IKN Bagaimana?
JPNN.com




