OJK: Simpanan Emas di Perbankan Capai 766.050 Rekening
jpnn.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total jumlah rekening simpanan emas masyarakat di perbankan mencapai 766.050 rekening hingga Februari 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan total simpanan tersebut tercatat sebesar Rp 80,57 miliar atau setara 26,62 kilogram emas
"Dapat kami sampaikan bahwa aktivitas bullion di perbankan menunjukkan perkembangan yang baik dalam kurun waktu yang sangat singkat," kata Dian Ediana Rae ?????dikutip Minggu (8/3).
Kemudian, aktivitas perdagangan emas di perbankan juga mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 7,92 triliun, sementara aktivitas penitipan emas mencapai Rp 7,53 triliun.
Menurut Dian, OJK melihat potensi besar pengembangan bank emas (bullion bank) terutama di sektor perbankan syariah.
Di sisi lain, perkembangan ekosistem emas di sektor Pegadaian juga menunjukkan pertumbuhan yang pesat.
Berdasarkan catatan OJK hingga Februari 2026, kelolaan emas di sektor Pegadaian telah mencapai saldo 40,59 ton emas dengan valuasi sekitar Rp 102 triliun.
Jumlah tersebut berasal dari berbagai layanan, antara lain deposito emas, pinjaman modal kerja emas, bullion trading, jasa titipan emas korporasi, serta tabungan emas.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total jumlah rekening simpanan emas masyarakat di perbankan mencapai 766.050 rekening hingga Februari 2026.
- 4 Platform Investasi Emas Online Terbaik 2026
- Harga Emas di Pegadaian: Antam, UBS dan Galeri24 Masih tak Bergerak Senin Pagi
- Bank Akan Kembalikan Rp 28 M Dana Gereja, Martin Manurung Minta OJK Perkuat Sistem Peringatan Dini
- Harga Emas Diprediksi Fluktuatif Pekan Ini, Risiko Koreksi ke Rp 2,8 Juta
- Dalam 4 Bulan, Emas Laporkan Hasil Pengeboran Kolokoa yang Positif
- Harapan Investor soal Kesepakatan Iran-Amerika Dorong Penguatan IHSG
JPNN.com




