Operasi Ketupat Musi 2026: Aktivitas Preventif Melonjak, Keamanan Terkendali
Polda Sumsel menilai bahwa kesiagaan personel yang lebih proaktif tahun ini berhasil mengimbangi pertumbuhan signifikan aktivitas transportasi di seluruh wilayah Bumi Sriwijaya selama masa mudik dan arus balik.
Di bidang penegakan hukum, Polda Sumsel mencatat transformasi berbasis teknologi melalui penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Penindakan melalui ETLE mobile meningkat 658 persen, sementara tilang manual turun drastis hingga 98,9 persen, menandakan pergeseran menuju penegakan hukum yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
Dari sisi transportasi, seluruh moda mengalami pertumbuhan.
Penumpang bandar udara meningkat 38 persen menjadi 178.522 orang, sementara terminal bus tumbuh 43 persen menjadi 70.301 penumpang.
Moda kereta api juga meningkat 17,4 persen, menunjukkan tren positif kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik.
Sementara itu, arus kendaraan di jalan tol mencapai 459.476 kendaraan, dengan pertumbuhan pada sejumlah ruas strategis seperti Tol Terpeka dan Indralaya–Prabumulih.
Namun, demikian, peningkatan mobilitas masyarakat juga berdampak pada naiknya angka kecelakaan lalu lintas.
Aktivitas preventif pada arus mudik dan balik lebaran 2026 melonjak dibanding tahun 2025, kemanan juga terkendali.
- Sumur Minyak Rakyat di Muba Mulai Ditata, Lebih dari 8.000 Titik Sudah Terverifikasi
- Satkamling Ngulak Musi Banyuasin Raih Prestasi Nasional
- Polisi Tangkap Begal Anggota Polda Sumsel, Begini Awal Mula Penusukan
- Nyambi Jadi Tukang Ojek, Polisi Polda Sumsel Dibegal, Ditusuk Empat Kali
- Polda Sumsel Bongkar Kelalaian Korporasi di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
- Kompol Putu Suryawan Bikin Komunikasi Polda Sumsel Terbuka & Adaptif di Era Digital
JPNN.com




