OSO: Hanura Kumpulkan Donasi Rp 1,8 Miliar untuk Bencana Pulau Sumatra

OSO: Hanura Kumpulkan Donasi Rp 1,8 Miliar untuk Bencana Pulau Sumatra
Ketum Paryai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) bersama dengan fungsionaris partai membuka Rakernas dan Bimtek Hanura. FOTO: dok Partai Hanura

Diingatkan OSO, seluruh pihak harus fokus dan bersatu dalam membantu para korban. Dia meminta publik tidak menilai peristiwa bencana ini secara parsial, karena pemerintah tidak mudah untuk mengambil keputusan.

"Tunggu saja, jangan ikut goyang-goyang, bikin pro dan kontra. Lagi ada bencana, tapi kok ramai bikin pro dan kontra. Kita serahkan kepada Pemerintah. Kalau Pemerintahnya berani, pasti berani ambil keputusan. Jadi, tunggu saja," tegasnya.

Hanura berharap, seluruh bantuan segera sampai ke daerah terdampak yang belum terjangkau. "Jangan sampai, korban bertambah bukan hanya karena banjir dan longsor, tapi akibat keterlambatan bantuan," pesannya.

Selain itu, OSO menyatakan, Rakernas dan Bimtek memiliki tujuan yang sama dengan tema, yakni memperkuat konsolidasi Hanura untuk mewujudkan daerah berdaya dan Indonesia sejahtera.

"Saya bahagia yang sangat mendalam. Sahabat partai besar hingga kecil datang ke acara Hanura. Percayalah, hati nurani kita sama," kata OSO.

Menurut OSO, Indonesia perlu partai untuk berkotribusi melalui sistem politik. Sebab, bangsa ini sedang tidak baik-baik saja. Banyak kendala baik internal maupun khususnya eksternal.

"Saya dengan partai non parlemen, 9 partai, menghimpun kekuatan, memperjuangkan hak-hak rakyat. Hanura punya tagline, berpihak kepada daerah, daerah makmur, Indonesia makmur. Mari sama-sama dengan partai lain bekerja sama bikin daerah makmur," tuturnya.

OSO menambahkan, Hanura dan Sekretariat Bersama Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (Sekber GKSR), telah berkomitmen untuk memperjuangkan suara rakyat yang hilang pada Pemilu, karena tidak terkonversi menjadi kursi di DPR RI.

Ketum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) meminta kepada semua kadernya seluruh kader untuk membantu para korban banjir dan longsor di Pulau Sumatra

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News