Pabrik Honda Super-One di Jepang Disetop Sementara, Indonesia Terdampak?
jpnn.com, JAKARTA - Honda memutuskan memperpanjang penghentian operasi fasilitas produksinya, pascagempa besar yang melanda Jepang.
Honda menghentikan produksi di pabrik Yorii sejak 5 Agustus.
Fasilitas itu menjadi salah satu basis produksi sejumlah model yang dipasarkan di Australia, seperti Civic, Prelude, HR-V, dan ZR-V.
Dalam paparan keuangan terbarunya, Honda Global menyebut penghentian produksi akan berlangsung hingga pertengahan Agustus.
Dua pabrik utamanya setidaknya masih ditutup sampai 19 Agustus.
Kondisi itu berpotensi memengaruhi pasokan kendaraan Honda di beberapa negara Asia.
Pabrik Suzuka, misalnya, turut terdampak dan menjadi fasilitas yang memproduksi sejumlah model baru, termasuk mobil listrik Honda Super-One yang baru saja diumumkan harganya di Indonesia.
Honda Super-One untuk pasar Indonesia masih diimpor utuh (CBU) dari Jepang.
Honda memutuskan memperpanjang penghentian operasi fasilitas produksinya di Jepang, termasuk pabrik Honda Super-One
- Freelander 8 Buktikan Ketangguhan di Tibet, Tembus Ketinggian 6.002 Meter
- Harga Rp 100 Jutaan, Geely Panda Mini Karting Tebar Ancaman
- Evaluasi Volkswagen Group: Merah Ducati Kini Dibayangi Tanda Tanya
- BMW Siksa iX5 Hydrogen Sebelum Resmi Dipasarkan
- Penjualan Anjlok, Volvo Setop Produksi SUV Listrik Ini
- Dari Lampung Sampai Ambarawa: Honda Bikers Day 2026 Menyapa 4 Pulau
JPNN.com




