Pakar Sebut Minyak Sawit Merah Bisa Jadi Solusi Atasi Stunting di Indonesia
Pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus mendorong inovasi hilirisasi produk ini melalui program penelitian dan pengembangan.
Ketua Asosiasi Kader Sosio Ekonomi Strategis (AKSES), Suroto menambahkan produk ini sebaiknya didistribusikan melalui jaringan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Pembentukan ekosistem industri minyak sawit merah diyakini akan menumbuhkan kantung-kantung ekonomi baru, terutama di wilayah sekitar perkebunan.
Suroto mendorong produksi dalam skala industri rumahan untuk menciptakan pemerataan ekonomi dan lapangan kerja di pedesaan.
“KDMP diharapkan bisa menjadi jaringan bisnis dan ruang promosi bagi produk-produk unggulan tersebut,” ujar Suroto.
Selain untuk kesehagan, pemanfaatan minyak sawit merah dinilai dapat berkontribusi pada stabilitas harga tandan buah segar (TBS) milik koperasi petani sekaligus meningkatkan daya saing nasional.
Suroto menekankan hilirisasi sawit dalam bentuk produk minyak sawit merah akan memberi nilai tambah baik secara ekonomi dan sosial.
"Dampak-dampak positif tersebut akan dirasakan langsung masyarakat di desa-desa,” imbuhnya. (rom/jpnn)
Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi Pertanian IPB University mengungkapkan minyak sawit merah dapat menjadi solusi efektif bagi persoalan stunting.
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah
- Metranet Dukung Penguatan Pencegahan Stunting dengan Teknologi Digital
- Sempat Kontroversial hingga Diselidiki Polisi, Pemberian Pelepah Sawit untuk Pakan Gajah Dihentikan
- Astra & BKKBN Bersinergi Mencegah Stunting di Sukabumi, Jangkau 674 Keluarga
- SPKS Dorong Transparansi Ekspor Sawit, Harga TBS Petani Harus Tetap Terlindungi
- BBKSDA Riau: Pelepah Sawit Diberikan Sebelum Gajah Istirahat Malam
- Libatkan Dokter Spesialis Anak, NHM Peduli Perkuat Penanganan Stunting di Lingkar Tambang
JPNN.com




