Pakar Soroti Komponen Mobil Lepas L8 yang Patah, Tak Bisa Ditoleransi
jpnn.com, JAKARTA - Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu menyoroti patahnya komponen Constant Velocity Joint (CV Joint) pada mobil Lepas L8 PHEV saat melakukan uji coba beberapa waktu lalu.
Dia menilai patahnya kompoten penting pada sistem penggerak mobil itu menunjukkan kegagalan sistem kontrol kualitas (Quality Control/QC) kendaraan.
"Insiden ini mengekspos kegagalan fatal quality control dan standar metalurginya, bukan sekadar kecelakaan situasional," kata Yannes kepada ANTARA pada Rabu.
Dia menjelaskan kerusakan akibat stres mekanis ekstrim saat uji beban normal tersebut menunjukkan bahwa dalam perakitannya ada pengabaian terhadap safety faktor yang wajib ada pada kendaraan produksi untuk dipakai di jalan umum.
Menurut dia, kerusakan itu bisa membuat kendaraan kehilangan propulsi total secara instan.
Poros yang berputar liar berpotensi menghantam selang rem dan sensor ABS.
Selain itu, serpihan logam dapat mengunci roda dan melumpuhkan sistem kendali kendaraan.
Jika terjadi saat kendaraan digunakan di jalan umum, Yannes mengatakan kerusakan semacam itu bisa menyebabkan kecelakaan fatal.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu menyoroti patahnya komponen Constant Velocity Joint (CV Joint) pada mobil Lepas L8.
- 2 Fitur Ini jadi Senjata Lepas L8 Pede Bersaing di Segmen SUV
- Sanly Liu Ungkap Kriteria Mobil Nyaman dan Aman untuk Aktivitas Padat
- Tren Komisaris Dipidana Tanpa Aliran Dana, Pakar Ingatkan Sinyal Bahaya Profesionalisme BUMN
- Lepas Ajak Pengunjung IIMS 2026 Menjelajah Sensasi L8
- Harap Bersabar, Mobil Lepas L8 Bakal Dikirim ke Garasi Konsumen Setelah Lebaran
- Mobil Listrik Lepas E4 Meluncur di IIMS 2026
JPNN.com




