Pakar: Waspadai Dampak Perang terhadap Haji dan Umrah
Dampak yang dirasakan Indonesia diperkirakan lebih ringan dibandingkan negara yang sangat bergantung pada kinerja ekspor global.
Namun, di sisi lain, Piter memberikan peringatan serius mengenai dampak konflik terhadap aktivitas sosial-keagamaan, khususnya umrah dan haji.
Hal tersebut berkaitan dengan terganggunya jalur mobilitas internasional menuju kawasan Timur Tengah.
Aktivitas umrah dan haji memiliki keterkaitan ekonomi yang luas di dalam negeri, mulai dari bisnis layanan perjalanan hingga perhotelan.
Kabar mengenai pembatalan sejumlah penerbangan menuju Jeddah, Arab Saudi, menjadi sinyal awal yang perlu diwaspadai.
“Apabila terjadi pembatasan atau penurunan aktivitas dalam periode yang berkepanjangan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh sektor perjalanan, tetapi juga dapat menimbulkan efek rambatan terhadap pertumbuhan ekonomi domestik,” ujar Piter.
Bagi para pelaku usaha di sektor penunjang haji dan umrah, ketidakpastian mobilitas ini dapat mengganggu pendapatan industri secara struktural.
Pemerintah diminta untuk memperhatikan nasib sektor ini jika krisis berlangsung dalam jangka panjang.
Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) melihat adanya resiliensi atau daya tahan pada struktur ekonomi nasional di tengah konflik Timur Tengah.
- Lewat #YukHaji, Muslim Pro & Maybank Syariah Dorong Masyarakat Siapkan Dana Haji
- KPK Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji
- KPK Periksa Dua Tersangka Baru Kasus Kuota Haji
- Vladimir Putin Tegaskan Rusia tidak Memasok Senjata Apa Pun ke Iran
- Dari Hormuz ke Jakarta: Membaca Perang AS–Iran dan Implikasinya bagi Indonesia
- Legislator PDIP Minta Pendampingan Khusus Jemaah Haji Lansia dan Berisiko Tinggi
JPNN.com




