PALEMBANG : Ajak Anak-anak Lukis Lingkungan

PALEMBANG : Ajak Anak-anak Lukis Lingkungan
PALEMBANG : Ajak Anak-anak Lukis Lingkungan
PALEMBANG : Ajak Anak-anak Lukis Lingkungan

PALEMBANG - Banyak cara memperingati hari lingkungan yang diperingati setiap tanggal 22 April, kemarin. Mulai dari lomba lukis bertemakan lingkungan hingga aksi simpatik bagi-bagi  bibit pohon mahoni.Di Swarna Dwipa misalnya berlangsung lomba lukis tingkat SD hingga SMP. Seorang peserta tingkat SD bernama Nabila, sibuk berkonsentrasi. Ia tak memerdulikan keadaan  sekitarnya. Sesekali ia mendongakkan kepala mengawasi keadaan sekitar. Setelah itu, kembali larut dalam aktivitasnya. Tangan mungilnya, bergerak lincah mencari pewarna yang diletakkan di sisi kanan-kirinya.

   

Sret...sret.. .sret..., ia menggoreskan pewarna jenis pastel di atas kertas yang ada di depannya. Saat itu siswi SD Harapan Mulia tersebut tengah mewarnai tanaman dengan warna hijau. Tak jauh dari lukisan tanaman tadi, gadis berambut hitam itu tak lupa menggambarkan tong sampah."Nah, kalau ada sampah, harus dibuang ke kotak sampah, biar lingkungannya bersih," jawabnya saat ditanya kenapa melukis kotak sampah. Setelah itu, ia kembali diam dan sibuk menyelesaikan pekerjaannya.

   

Sementara itu, MP Yudha Tawakkal, peserta lomba melukis lingkungan tingkat SMP  menampilkan hal berbeda. Menggunakan pensil sebagai goresan awal, ia melukis sebuah hutan gundul.Selain batang pohon yang kering dan tidak lagi ditumbuhi dedaunan, tanah di sekitar hutan tersebut dilukiskan retak-retak, menggambarkan bahwa hutan tersebut kekurangan dan kekeringan.Di bagian kanan lukisan, terlihat batang pohon yang bekas ditebang. Tampak di tengah-tengah hutan tersebut ada seorang petani bersama seorang anaknya yang kurus bertelanjang dada.

PALEMBANG : Ajak Anak-anak Lukis Lingkungan PALEMBANG - Banyak cara memperingati hari lingkungan yang diperingati setiap tanggal 22 April, kemarin.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News