Pangkas Waktu Perbaikan Jalan, SIG Hadirkan Inovasi Beton Cepat Kering
jpnn.com, JAKARTA - PT Semen Indonesia (SIG) menghadirkan inovasi konstruksi berkelanjutan melalui solusi beton cepat kering, SpeedCrete.
Inovasi ini dirancang untuk menjawab tantangan perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini kerap menimbulkan kemacetan akibat waktu pengerjaan yang panjang.
Dengan pendekatan berbasis teknologi dan efisiensi, SpeedCrete menjadi bagian dari strategi SIG dalam mendorong transformasi industri konstruksi melalui solusi derivatif bernilai tambah.
SpeedCrete menggunakan teknologi rapid setting yang memungkinkan beton mencapai kekuatan awal dan siap digunakan dalam beberapa jam setelah pengaplikasian, sehingga pekerjaan
perbaikan jalan dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.
Fleksibilitas waktu setting yang tersedia, mulai dari 3 hingga 12 jam, memungkinkan solusi ini disesuaikan dengan kebutuhan proyek dan tingkat kepadatan lalu lintas di berbagai wilayah.
Dengan keunggulan tersebut, SpeedCrete memberikan efisiensi waktu yang signifikan sekaligus meminimalkan potensi kerugian ekonomi akibat kemacetan.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyampaikan inovasi ini merupakan langkah strategis SIG dalam memperkuat peran sebagai penyedia solusi konstruksi terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan pasar modern.
”SpeedCrete tidak hanya menawarkan kecepatan pengerjaan, tetapi juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen SIG untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang mampu meningkatkan daya saing sektor konstruksi nasional,” kata Vita Mahreyni.
SpeedCrete menjadi bagian dari strategi SIG dalam mendorong transformasi industri konstruksi melalui solusi derivatif bernilai tambah.
- Gubernur Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 Untuk Genjot Perbaikan Jalan
- Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Blora Masuk Tahapan Lelang
- SIG Salurkan 292 Hewan Kurban di 19 Provinsi Sekitar Area Operasional
- Perkuat Riset Untuk Ciptakan Produk & Layanan Berkelanjutan, SIG Gandeng BRIN
- Gelar RUPST, SIG Alokasikan Seluruh Laba 2025 sebagai Dividen
- Bukukan Pendapatan Rp8,29 Triliun, SIG Perkuat Pasar Ekspor dan Transformasi
JPNN.com




