Pangkogabwilhan III Ungkap Capaian Operasi Papua: Sita Puluhan Senjata dan Lumpuhkan Aktor Teror
jpnn.com, PAPUA - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, memaparkan capaian signifikan operasi TNI di Papua sepanjang triwulan pertama tahun 2026.
Dalam keterangannya, TNI berhasil melumpuhkan sejumlah tokoh sentral TPNPB-OPM dan menyita puluhan pucuk senjata api.
Operasi yang dilakukan oleh Satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III dan Koops Habema ini berhasil mengamankan puluhan senjata api, ratusan butir amunisi, alat komunikasi, hingga simbol separatisme.
Letjen Lucky menegaskan bahwa tindakan tegas diambil untuk melindungi warga sipil dari teror kelompok separatis.
"TNI tidak akan pernah ragu! Dalam situasi mendesak, kami memegang teguh prinsip Salus Populi Suprema Lex Esto — Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," tegas Letjen Lucky dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).
Sejumlah nama besar di jajaran pimpinan OPM berhasil dilumpuhkan melalui operasi berbasis data intelijen akurat.
Di antaranya adalah Yesias Mate (Danlog Kodap IV Soraya), Army Kogoya (Danyon Aluguru), Bilip Kobak (Danops Kimpussa), hingga Jeki Murib (Danwil Kodap XVII/Ilaga) yang ditindak tegas setelah melakukan serangan balik brutal di Desa Pinapa.
Selain senjata, TNI juga menyoroti pengaruh buruk narkotika dan ganja yang dipropagandakan oleh juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, yang dinilai merusak moral generasi muda Papua.
Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, memaparkan capaian signifikan operasi TNI di Papua sepanjang triwulan pertama tahun 2026.
- Rico Marbun: Film Pesta Babi Berpotensi Menjadi Instrumen Kampanye Disintegrasi
- Para Peneliti Ungkap Warga Dari Aceh Hingga Papua Tolak Pendirian Batalyon Teritorial Pembangunan
- Bantah Diintimidasi TNI, Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Pakai Biaya Sendiri
- Pesta Babi Bikin Heboh, Kadispenad Bicara soal Informasi yang Memicu Kebencian
- Di Manokwari, Mendikdasmen Tegaskan MBG Jalan Terus
- Grup MIND ID Menyalurkan 1.735 Hewan Kurban dari Sumatra hingga Papua
JPNN.com




