Pangsa Kendaraan Niaga Membesar

Pangsa Kendaraan Niaga Membesar
Pangsa Kendaraan Niaga Membesar
JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) meminta prinsipal di Jepang untuk meningkatkan produksi dan pasokan kendaraan komersial. Minimnya line up Toyota kategori komersial di dalam negeri membuat kesulitan berkompetisi di tengah meningkatnya permintaan seiring pertumbuhan ekonomi.

Presiden Direktur TAM Johnny Darmawan mengatakan pertumbuhan pasar komersial alias kendaraan niaga selalu berkaitan erat dengan kondisi perekonomian. "Jika perekonomian meningkat, kendaraan komersial mengikuti pertumbuhan itu. Beda dengan passenger car (kendaraan penumpang)," ungkapnya saat peluncuran Toyota New Hilux kemarin.

Saat ini, kata Johnny, dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif secara makro, kendaraan komersial tumbuh pesat. "Ekonomi stabil, uang banyak masuk, pasar saham bergairah, dampaknya kebutuhan mobil meningkat. Terutama komersial," katanya.

Kendaraan komersial memang menjadi salah satu penopang dan pertanda bahwa perekonomian melaju. Kendaraan segmen itu digunakan untuk berbagai usaha, baik di bidang pertambangan, perkebunan, konsumer, dan lainnya. "Secara total, saya yakin market mobil tahun ini di atas 800 ribu unit. Feeling saya sampai 850 ribuan," katanya.

JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) meminta prinsipal di Jepang untuk meningkatkan produksi dan pasokan kendaraan komersial. Minimnya line up Toyota

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News