Andalkan Segmen Residensial, PANI Pasang Target Marketing Sales Rp 4,3 Triliun

Andalkan Segmen Residensial, PANI Pasang Target Marketing Sales Rp 4,3 Triliun
Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Foto: PIK2

jpnn.com, JAKARTA - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. menargetkan marketing sales pada tahun ini sebesar Rp 4,3 triliun. Emiten berkode PANI itu memilih langkah konservatif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyusun target tersebut.

Target penjualan sebesar Rp 4,3 triliun itu disusun di tengah pasar properti yang belum sepenuhnya lepas dari tekanan eksternal. Meski begitu, PANI menilai peluang pertumbuhan di kawasan PIK2 masih terbuka.

Presiden Direktur PANI Sugianto Kusuma mengatakan komposisi target perseroannya pada tahun ini disiapkan setelah mempertimbangkan banyak faktor.

“Komposisi marketing sales yang kami tetapkan setelah mencermati perkembangan geopolitik yang terjadi sehingga unsur kehati-hatian dan target yang dapat dicapai menjadi prinsip utama kami," katanya.

Segmen residensial diproyeksikan menjadi motor utama penjualan. PANI melihat Pantai Indah Kapuk 2 atau PIK2 kian menarik sebagai lingkungan hunian yang liveable dengan ekosistem terintegrasi.

Selain itu, kaveling tanah komersial dan produk komersial, seperti ruko, rukan, serta konsep SOHO (small office home office) juga diyakini tetap memiliki pasar.

PANI menilai pengembangan kawasan yang terus berjalan akan menjadi modal penting untuk menjaga optimisme. Infrastruktur dan fasilitas utama yang kini hadir di PIK2 disebut dapat mengangkat nilai kawasan secara bertahap.

“Kehadiran fasilitas strategis seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE) serta konektivitas langsung menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta dan toll dalam/luar kota melalui Tol KATARAJA akan menciptakan nilai tambah baru dan memperkuat daya tarik kawasan PIK2,” ujar Sugianto.

PT Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) menargetkan marketing sales pada 2026 sebesar Rp 4,3 triliun dengan berfokus pada strategi konservatif dan pengembangan PIK2.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News