Jumat, 23 Agustus 2019 – 03:17 WIB

Parmusi Siap Lepaskan Diri dari PPP

Minggu, 08 Agustus 2010 – 08:03 WIB
Parmusi Siap Lepaskan Diri dari PPP - JPNN.COM

JAKARTA -- Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) berancang-ancang melepaskan diri dari Partai Persatuan Pembangunan. Salah satu organisasi masyarakat yang dulu merupakan bagian dari fusi PPP pada awal pembentukan 1972 tersebut akan memberikan kebebasan penuh kepada anggotanya untuk memilih saluran politik.

Keputusan tersebut kemarin (7/8) mulai digodok dalam Mukernas (Musyarah Kerja Nasional) I Parmusi di Hotel Sahid, Jakarta. "Kami ingin Parmusi berpolitik dengan cerdas. Situasi politik periode terdahulu berbeda dengan yang akan datang," tegas Sekjen Parmusi Imam Suhardjo di sela acara pembukaan di Jakarta kemarin (7/8).

Dia menyatakan, kader Parmusi tidak akan dilarang berkiprah di partai lain. Artinya, PPP tidak akan menjadi satu-satunya partai yang dirujuk organisasi berbasis massa Islam tersebut. "Kami ingin melihat peluang politik ke depan dengan lebih cerdas saja," tegasnya. Mukernas Parmusi kali ini memiliki suasana berbeda. Sebab, Ketua Umum Parmusi Bachtiar Chamsyah sedang menjalani penahanan KPK terkait dengan dugaaan kasus korupsi semasa menjabat sebagai menteri sosial.

Soal lepasnya Parmusi dari PPP, Bachtiar Chamsyah kerap menyuarakannya dalam sejumlah kesempatan. Pada saat menjelang Pemilu 2009, ketika mengadiri acara Parmusi di Sumatera, politikus senior PPP itu menyatakan bahwa setiap anggota Parmusi bebas memilih partai mana saja. Terakhir, pada Juni 2010, Bachtiar bahkan mulai menjajaki kemungkinan bergabung dengan Partai Golkar. Selain mengadakan diskusi yang digarap bersama Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, sejumlah pertemuan dilakukan antardua tokoh tersebut.

"Tapi, bukan berarti keluar dari PPP. Jangan diartikan seperti itu, Parmusi tetap menjadi salah satu unsur utama di PPP," tegas Imam yang juga ketua DPP PPP. Dia lantas mengibaratkan posisi NU dan kader-kadernya di PPP saat ini. Meski secara institusi tidak lagi di partai berlambang Kakbah tersebut, banyak kadernya yang tetap bertahan.

Menanggapi hal itu, di tempat yang sama, Ketua DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin menyatakan bahwa pihaknya bisa memahami aspirasi yang berkembang di internal Parmusi tersebut. Yaitu, penegasan bahwa secara institusi ormas yang memiliki basis kelompok Masyumi itu tidak memiliki kaitan dengan parpol tertentu, termasuk PPP.

Meski demikian, Lukman yakin kader ataupun massa Parmusi tidak akan pergi dari PPP. "Parmusi itu akan tetap menjadi tulang punggung PPP," kata wakil ketua MPR tersebut setelah acara pembukaan. Pada acara pembukaan mukernas tersebut, Suryadharma Ali sebenarnya dijadwalkan hadir. Namun, menurut keterangan Lukman Hakim Saifuddin, politikus yang juga menjabat menteri agama itu mendadak sakit. Tepatnya, sepulang mengikuti raker presiden dengan menteri dan para gubernur di Bogor selama dua hari. (dyn/c6/tof)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar