Pasang Badan soal Utang Whoosh, Prabowo: Saya Tanggung Jawab
Presiden mencontohkan bahwa sebagian besar layanan kereta api nasional disubsidi oleh pemerintah agar dapat dijangkau masyarakat luas.
Prabowo menekankan subsidi tersebut merupakan bentuk kehadiran negara yang menggunakan dana rakyat, baik dari pajak maupun kekayaan negara.
Pada kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan keuangan negara.
Prabowo menegaskan uang rakyat tidak boleh disalahgunakan dan harus dikembalikan untuk pelayanan kepada masyarakat.
Presiden mengimbau agar persoalan proyek Whoosh tidak dipolitisasi dan meminta masyarakat tetap tenang.
Dirinya menilai Indonesia memiliki kemampuan ekonomi yang cukup kuat untuk menanggung pembiayaan proyek strategis tersebut.
"Jadi, jangan khawatir, saya sampaikan semua, saya sudah pelajari masalahnya. Indonesia sanggup dan itu wajar semuanya itu ya. Jangan dipolitisasi. Jangan kita menari di gendang orang," ujar Prabowo.
"Mungkin ada pihak-pihak dari enggak tahu dari mana yang ingin selalu menimbulkan kecemasan rakyat. Enggak, tenang-tenang saja ya. Bangsa kita kuat, bangsa kita kaya," lanjut Presiden.
Presiden Prabowo Subianto pasang badan untuk menyelesaikan masalah utang Whoosh, kereta cepat yang dibangun era Jokowi. Begini kalimatnya.
- Lewat Pasrah
- Menurut Yusril, Presiden Prabowo Pantau Kasus Korupsi di Imigrasi Layaknya BGN
- Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Akan Turun Gunung Akhir Juni
- PP PMKRI Dukung Diplomasi Aktif Prabowo, tetapi Tuntut Akuntabilitas Publik Atas Kunjungan ke Luar Negeri
- Presiden Partai Buruh Said Iqbal Buka Suara soal Peluang Masuk Kabinet Prabowo
- Noel Pernah Ingatkan Prabowo soal Ancaman Reformasi Jilid 2
JPNN.com




