Pasar Timah Global Ketat, Peran Indonesia Disebut Kian Menentukan
Untuk itu, Perhapi menyarankan penguatan kerja sama strategis dengan negara produsen di kawasan Asean seperti Myanmar dan Malaysia guna meningkatkan tata kelola produksi dan meminimalkan risiko operasional.
“Indonesia adalah produsen utama timah dunia. Ketika pasokan dari Indonesia mengetat, dampaknya langsung terasa di pasar internasional dan mendorong kenaikan harga,” ujar Sudirman.
Terkait arah pasar timah global, Pri Agung menilai stabilitas produksi dari negara produsen utama akan menjadi penentu dalam beberapa tahun mendatang.
Dia juga menilai pemerintah perlu terus memperkuat kebijakan pengelolaan sumber daya mineral agar potensi strategis timah nasional dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Pemerintah perlu memastikan pengelolaan timah dilakukan secara lebih tertata, berkelanjutan, dan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” tambahnya. (mcr4/jpnn)
Pasar timah global pada 2026 diperkirakan masih bergerak dalam dinamika yang ketat.
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- Kinerja Moncer, Bea Cukai Kantongi Rp1,44 Triliun dalam 4 Bulan
- Honda Merugi Pertama Kali dalam Sejarah, Bisnis EV jadi Sorotan
- Perang AS-Iran Masih Panjang, Purbaya Ungkap Strategi Menekan Impor BBM
- Produsen Otomotif China Dukung Insentif EV Berbasis Nikel dari Pemerintah
- Pemerintah Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta Per Unit, Mobil Bebas PPN
- Kata Jenderal Moeldoko soal Simpang Siur Pajak Kendaraan Listrik, Sentil Kemendagri
JPNN.com




