Pasokan Gas Bumi Terganggu Akibat Perang, Industri Petrokimia Tertekan
Penekanan beban ada pada tingginya harga energi serta kelangkaan volume bahan baku primer.
"Ya terus terang kita berat sekali di sini. Pertama perang, kedua juga harga bahan baku makin mahal, harga energi juga mahal, kemudian volumenya juga enggak ada," katanya mengeluh.
Menghadapi tantangan tersebut, Inaplas menyiapkan strategi bertahan dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia.
Fokus utama saat ini yakni memroduksi barang semampunya agar ketersediaan produk di pasar pasca-Lebaran tetap terjaga.
Harapannya, industri bisa memenuhi kebutuhan pasar, sehingga tidak terjadi kelangkaan yang dapat memicu panic buying.
"Mudah-mudahan jangan sampai ada panic buying, karena kalau ada panic buying nanti yang diuntungkan adalah produk impor, di mana produk impor ini sekarang mayoritas dari China, sehingga ya nanti kita merebut pasarnya lagi agak susah gitu," katanya menjelaskan. (mcr31/jpnn)
Industri petrokimia nasional mengalami tekanan akibat terganggunya pasokan gas bumi, yang diperparah eskalasi konflik geopolitik antara Iran dan AS-Israel.
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah
- Iran Bakal Balas Serangan AS dengan Tegas
- Pemerintah Diminta Menunda Pembentukan BLU Batubara
- Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Menghadapi Perang Berskala Penuh
- Doktrin Militer Iran Berubah, Dari Bertahan Jadi Menyerang
- PGN Perluas Jargas Sleman, Ribuan Rumah hingga Pelaku Usaha Nikmati Efisiensi
- HUT ke-81 RI, Pertagas Tegaskan Komitmen Jaga Keandalan Infrastruktur Gas
JPNN.com




