Pasokan Nafta Langka, Begini Instruksi Prabowo kepada Bahlil
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah terus mengupayakan ketersediaan pasokan nafta sebagai bahan baku industri plastik.
Meski saat ini penggunaan LPG didorong sebagai bahan baku alternatif, pemerintah tetap memprioritaskan pencarian pasokan nafta untuk memenuhi kebutuhan industri.
Airlangga mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mencari sumber pasokan nafta.
Sejalan dengan upaya tersebut, pemerintah juga telah memberikan stimulus berupa penghapusan bea masuk LPG bagi industri petrokimia sebagai langkah percepatan.
"Kemarin Bapak Presiden juga meminta kepada Menteri ESDM untuk mencarikan sumber-sumber nafta yang lain," ujar Airlangga di kantornya, Selasa (29/4).
Sebelumnya, Indonesia disebutkan tengah menjajaki peluang pasokan nafta dari tiga negara utama, yakni India, Afrika, dan Amerika Serikat.
Airlangga mengharapkan langkah strategis ini dapat membuahkan hasil pada Mei mendatang.
"Itu mengenai nafta tentu sedang dicarikan, targetnya sih sebetulnya kita harapkan bulan Mei, nanti kita lihat lagi," imbuhnya. (mcr31/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Pemerintah terus mengupayakan ketersediaan pasokan nafta sebagai bahan baku industri plastik, seraya mendorong penggunaan LPG.
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah
- Survei Poltracking: Mayoritas Warga NU & Muhammadiyah Puas Kinerja Prabowo-Gibran
- Prasetyo Hadi Singgung Pesan Prabowo soal Tugas Berat Melawan Korupsi
- Pengamat: Teddy Indra Wijaya Layak Dipercaya Prabowo
- Buka Mubes V Kosgoro1957, Bahlil Ungkit Kunci Kemajuan Golkar
- Lewat Pasrah
- Menurut Yusril, Presiden Prabowo Pantau Kasus Korupsi di Imigrasi Layaknya BGN
JPNN.com




