Berakhir Sudah Tahun Yubileum Pengharapan 2025

Paus Leo XIV Menutup Pintu Suci Basilika Santo Petrus

Paus Leo XIV Menutup Pintu Suci Basilika Santo Petrus
Paus Leo XIV. Foto: Tangkapan layar YouTube Vatican News

jpnn.com, VATIKAN - Dalam upacara yang khidmat dan singkat, Paus Leo XIV mengakhiri Tahun Yubileum Pengharapan 2025 dengan menutup Porta Santa (Pintu Suci), Basilika Santo Petrus, Vatikan, Selasa (6/1), Pukul 10.00 waktu Roma.

Acara dilanjutkan dengan Misa Epifani (Penampakan Tuhan), yang diikuti 5.800 umat, termasuk Korps Diplomatik yang terakreditasi di Takhta Suci, Vatikan.

KBRI Takhta Suci, Vatikan melaporkan selama setahun lebih, suasana berziarah sangat terasa di Lapangan Santo Petrus (juga di tiga basilika lainnya: Basilika St Paulus di luar Tembok, Basilika Yohanes Lateran, dan Basilika Santa Maria Maggiore).

Di empat basilika itu setiap hari, selama setahun lebih, dari pagi hingga lepas senja, terdengar doa dan nyanyian dalam berbagai bahasa di tempat itu, sesuai dari mana para peziarah berasal.

Ada yang berbahasa Inggris, Perancis, Spanyol, Jepang, China, Korea, Filipina, Portugal, dan Indonesia, mungkin masih ada bahasa lainnya.

Menurut Uskup Agung Rino Fischella, pro-prefect of the Dicastery for Evangelization, dalam jumpa pers hari Senin (5/1/2026), di Vatikan, hampir 33,5 juta peziarah datang ke Roma, sepanjang Tahun Yubileum.

Mereka berasal dari 185 negara, termasuk Indonesia. Sebanyak 7.000 relawan ambil bagian sepanjang Tahun Yubileum dalam berbagai acara.

Meskipun, belakangan ini diberitakan bahwa kehidupan beragama di Eropa makin turun, tapi menurut data yang ada, dari hampir 33,5 juta peziarah itu, 62 persen dari Eropa, disusul Amerika Utara (17 persen), sisanya dari pelosok dunia lainnya.

Paus Leo XIV mengakhiri Tahun Yubileum Pengharapan 2025 dengan menutup Porta Santa (Pintu Suci), Basilika Santo Petrus, Vatikan, Selasa (6/1/2026).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News