PBSI Targetkan Tim Beregu Campuran Indonesia Juara Badminton Asia Junior Championdhips 2025
jpnn.com - Tim beregu campuran Indonesia diharapkan bisa meraih gelar juara pada ajang Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025.
Pada edisi kali ini, BAJC diselenggarakan di arena baru yakni GOR Manahan, Solo mulai Jumat (18/7/2025) hingga Selasa (22/7/2025) mendatang.
Kabid Binpres PBSI Eng Hian berharap Skuad Merah Putih bisa kembali meraih gelar juara pada turnamen beregu campuran.
Pada ajang sebelumnya di BWF World Junior Championship 2024, Moh Zaki Ubaidillah dan kolega meraih gelar juara dengan sistem relay point mencapai 110.
“Indonesia mengincar satu gelar di sektor beregu dan satu gelar dari sektor perorangan. Dengan sistem poin 110, saya berharap Indonesia bisa berhasil kembali mengulang gelar juara yang diraih di WJC tahun lalu,” ungkap pria yang akrab disapa Didi itu dalam rilis tertulis.
Selain Moh Zaki Ubaidillah, Indonesia di ajang BAJC 2025 berkekuatan Richie Duta Richardo (tunggal putra), Thalita Ramadhani Wiryawan (tunggal putri), Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang (ganda putra), Rinjani Kwinnara Nastine/Riska Anggraini (ganda putri), dan Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana (ganda campuran).
Menarik untuk ditunggu kiprah tim beregu campuran Indonesia pada ajang Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025.
Indonesia tercatat baru dua kali meraih gelar juara pada edisi 1999 dan 2002 di sektor putra saat ajang tersebut masih belum digabung menjadi beregu campuran.
Tim beregu campuran Indonesia diharapkan bisa raih gelar juara pada ajang Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025
- Audisi Umum PB Djarum 2026: Hanya 9 Atlet dari 2.140 Peserta yang Raih Beasiswa
- Lexyndo Hakim Apresiasi Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026
- Fadil Imran Minta Pebulu Tangkis Indonesia Jangan Cepat Puas
- Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games 2026, BNI Berkomitmen Beri Dukungan Pembinaan
- Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games 2026, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI
- Amri/Nita ke Final Asian Games 2026, Sejarah yang Hilang 12 Tahun Kembali Tercipta
JPNN.com




