JPNN.com

PDIP Dukung Pengadaan Komputer Rp 128,9 Miliar, PSI Tetap Tegas Menolak

Selasa, 10 Desember 2019 – 17:48 WIB PDIP Dukung Pengadaan Komputer Rp 128,9 Miliar, PSI Tetap Tegas Menolak - JPNN.com
Anggota Fraksi PDI Perjuangan Cinta Mega (berdiri kiri) ditenangkan oleh anggota Fraksi Partai Gerindra Andyka (berdiri tengah) saat berdebat sengit dengan anggota Fraksi PSI Anthony Winza (berdiri kanan). Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Fraksi PDIP berbeda pendapat dengan Fraksi PSI dalam pembahasan RAPBD 2020 di Komisi C DPRD DKI. Pemicunya anggaran pengadan komputer senilai Rp 128,9 miliar yang diajukan Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD).

Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP Ima Mahdiah mendukung pengadaan komputer ini. Melalui akun twitternya, dia menyampaikan ada ribuan komponen dalam pengadaan komputer bernilai Rp 128,9 miliar itu.

"Setahu saya 128,9 m bukan hanya komputer tapi dibawahnya ada ribuan komponen (termasuk server dll), sudah di supervisi KPK RI dan masuk dalam e-catalog. Untuk memperkuat jaringan Dinas Pajak se DKI Jakarta," tulisnya di akun @imadya.

Sementara itu, politikus PDIP Cinta Mega menjelaskan, pengadaan komputer ini bukan sekadar untuk satu unit saja. Melainkan satu paket komponen untuk server, maintenance, pelatihan dan komponen lainnya.

Dia menilai, pengadaan komputer ini penting dalam upaya memaksimalkan pendapatan pajak di Jakarta. Sebab, Cinta Mega menyebut, tidak ada orang yang suka membayar pajak.

Ini sejalan dengan rencana Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI yang sepakat meningkatkan target pendapatan pajak dari Rp 44,54 triliun pada menjadi Rp 50,17 triliun di APBD 2020.

"Kalau ada big data, kita itu punya data akurat dan valid wajib pajak enggak bisa ingkar. Itu tujuannya," katanya saat dihubungi, Selasa (10/12).

Terkait rincian anggaran Rp 128,9 miliar, Cinta Mega menjelaskan, satu unit Komputer Mainframe Z14 ZR1 seharga Rp 66,6 miliar. Kemudian dua unit SAN switch seharga Rp 3,49 miliar, enam unit server seharga Rp 307,9 juta dan sembilan unit storage untuk mainframe seharga Rp 58,5 miliar.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...