PDIP Peringati Hari ASI Internasional, Hasto: Ini Bentuk Autokritik Watak Kekuasaan Tingkat Elite
Sukabumi, ujar dia, menjadi wilayah dengan populasi padat yang masih menghadapi tantangan stunting tinggi mencapai 20,5 persen.
Selain itu, lanjut Hasto, Jawa Barat secara historis memiliki kedekatan emosional dengan Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno.
Hasto mengatakan Bung Karno menjadi tokoh yang mempelopori Konferensi Dokter Anak Asia-Afrika setelah Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung.
Lebih dari itu, Bung Karno juga merumuskan kedaulatan pangan nasional berbasis komoditas lokal melalui Buku Mustika Rasa, sebuah resep makanan legendaris yang bertujuan menjamin kecukupan gizi secara berdikari bagi manusia Indonesia.
"Ya, apalagi tradisi yang ada di Jawa Barat ini dengan kebutuhan sayur-sayuran, kita akan mendorong bahwa Buku Mustika Rasa sebagai kecukupan gizi bagi manusia-manusia Indonesia menjadi keseharian di dalam menyediakan makanan bagi kita semua," katanya.
Saat ditanya mengenai persiapan PDIP menyongsong Pemilu 2029 mendatang, Hasto menyinggung kerja politik ril dan bukan membagikan bantuan sosial (bansos) secara instan.
PDIP, kata dia, berkomitmen mengedukasi dan mengorganisasi masyarakat di tingkat akar rumput agar berdaya secara mandiri.
"PDIP turun ke akar rumput. Ini yang dipertegas oleh PDI Perjuangan," pungkas dia. (ast/jpnn)
PDIP dengan menggelar peringatan Hari ASI Internasional ingin menunjukkan watak politik yang bekerja demi rakyat.
- Kariyasa Adnyana: Digitalisasi Bansos Jangan Sampai Menghilangkan Hak Penerima
- Dony Oekon Desak Pertamina Memastikan Pasokan Daerah Aman demi Atasi Antrean
- PDI Perjuangan Kutuk Penganiayaan Koordinator Sospol BEM UI Hafidz Hernanda
- Minta Penganiayaan Aktivis BEM UI Diusut Tuntas, Gus Falah: Negara Tidak Boleh Kalah
- MK Tak Temukan Ijazah Gibran, Deddy PDIP Langsung Serukan Hak Angket
- Sigit Dicopot dari Pos Kapolri, Guntur PDIP: Regenerasi Jadi Bagian Demokrasi Sehat
JPNN.com




