Pelaku yang Aniaya Lansia Hingga Tewas di Bandung Sudah Diciduk Polisi
jpnn.com, BANDUNG - Polrestabes Bandung meringkus pelaku penganiayaan berinisial DRW yang mengakibatkan seorang pria lanjut usia (lansia) tewas di salah satu minimarket di Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung pada Selasa (6/1) itu sempat viral di media sosial.
“Akibat kejadian itu, korban bernama Ade Dedi berusia 62 tahun mengalami luka dan sempat dilarikan ke RSUD Ujungberung untuk mendapatkan perawatan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton, Selasa (13/1).
Menurut dia, kejadian tersebut berawal dari karyawan minimarket bersama korban sempat menegur DRW karena diduga hendak melakukan pencurian.
Kemudian pelaku yang tidak terima dituduh mencuri kemudian menghampiri korban yang berada di area parkir minimarket dengan memukul kepala dan menginjak bagian dada serta leher korban.
“Korban mengalami pendarahan di bagian belakang kepala yang menyebabkan korban tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia,” ujarnya.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan warga ke pihak kepolisian. Laporan tercatat dengan nomor LP/01/I/2026/SPK Unit Reskrim/Polsek Panyileukan/Polrestabes Bandung/Polda Jawa Barat, tertanggal 6 Januari 2026.
Lebih lanjut, Anton mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, barang bukti, serta rekaman kamera pengawas (CCTV).
“Anggota langsung datang ke tempat kejadian perkara dan mengamankan pelaku untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Anton.
Polrestabes Bandung sudah menciduk seorang pelaku penganiayaan yang menyebabkan lansia tewas.
- Siloam Hospitals Mampang-Agewell Bersinergi, Hadirkan Inovasi Kesehatan bagi Lansia
- Kirab Budaya Tatar Sunda Digelar Malam Minggu, Polisi Siagakan 700 Personel
- Bank Saqu Beri Bantuan Fasilitas Kesehatan Bagi Para Lansia
- Heboh Tiga Anak Disekap di Bandung, Rumah Disiram Bensin-Anjing Dilepas
- Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Pondok Kebun Lanang Jaya
- Kesal Sering Dimarahi, Anak dan Cucu di Muara Enim Bunuh Lansia
JPNN.com




