JPNN.com

Pelatih Tambahan Daud Asal Filipina atau Meksiko

Kamis, 09 Juni 2011 – 17:31 WIB Pelatih Tambahan Daud Asal Filipina atau Meksiko - JPNN.com
JAKARTA - Manajemen Mahkota Promotion, berusaha meningkatkan performa petinju kelas bulu (57,1) WBA, Daud "Cino" Yordan. Salah satu caranya adalah dengan menambah pelatih anyar asal luar negeri.

Owner Mahkota Promotion, Raja sapta Oktohari memaparkan bahwa pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan pelatih-pelatih top asal negara yang memiliki tradisi tinju kuat. Bahkan, penjajakan yang dilakukan bukan hanya menyangkut kesediaan pelatih tapi juga mulai membicarakan tawan kontrak.

"Kami sudah melakukan pendekatan dan pembicaraan yang lebih serius dengan beberapa pealtih dari Filipina dan Meksiko. Memang masih belum ada balasan sikap dari mereka bagaimana," ujar lelaki 35 tahun tersebut saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta.

Empat pelatih yang sudah didekati tersebut adalah Ignacio Beristain asal Mexico, Nonito Donaire asal Filipina, Jovan Jimenez asal Filipina, dan Freddie Roach asal Amerika Serikat (AS). Namun, dua nama hampir pasti sulit untuk didapat karena sudah terlalu sibuk mengurusi anak didiknya masing-masing, yakni Nonito Donaire dan Freddie Roach.

Donaire sulit karena sedang menangani anaknya untuk berlatih. Apalagi dia sering bolak-balik dari AS ke Filipina sehingga tidak bisa efektif melatih. Sedangkan, Freddie sedang sibuk-sibuknya menangani juara dunia tinju Manny Pacquaiao sehingga sulit untuk menemukan waktu yang tepat untuk berlatih.

Nah, untuk dua pelatih lainnya, Okto optimistis salah satu di antaranya bakal bersedia. Ignacio, dianggap cukup bagus karena telah sukses menelorkan petinju besar. Gaya melatihnya pun dianggap cocok dengan gaya bertarung Dadu. Demikian juga dengan Jovan Jimenez.

Meskipun sudah pasti mendatangkan pelatih asing, lanjut Okto, bukan berarti pelatih lama Daud, Damianus Yordan akan dilupakan. Justru, pelatih anyar tersebut akan ditandemkan dengan Damianus sehingga bisa menjadikan petinju berjuluk The Stone itu semakin matang skill maupun strategi bertinjunya.

"Kami tidak akan melepaskan Damianus begitu saja. Daud bisa seperti ini juga karena jasa besar Damianus. Kami ingin dia mendapatkan pendamping sehingga hasil latihan untuk Daud bisa lebih maksimal lagi," ucap Okto.

Dengan ditandemkan bersama pelatih asing, lelaki yang juga promotor itu berharap Damianus juga bisa mendapatkan tambahan pengetahuan. Sehingga terjadi proses transfer of knowledge dari pelatih asing tersebut kepada Damianus.

"Dengan cara itu. Yang diupgrade adalah dua-duanya. Daud mendapatkan ilmu baru, si Damianus juga bisa mendapatkan pengalaman pelatihan yang baru dari pelatih asing. Karena itu kami ingin dia menjadi tandem pelatih," terang lelaki yang berprofesi sebagai pengusaha tersebut.

Ya, sebelumnya banyak pengamat mengatakan bahwa Daud membutuhkan polesan pelatih selain kakaknya. Mereka menilai strategi bertarung yang diajarkan oleh Damianus terbukti kurang efektif lagi sehingga Daud kalah dari Chris John pada April lalu.

Sementara itu, Daud menyatakan siap mendapatkan ilmu baru dari pelatih yang sedang disiapkan oleh manajemen anyarnya. Dia menerangkan jika masalah pelatih tambahan dan status kakaknya sudah dibicarakan.

"Saya sudah sangat siap menerima latihan, siapapun pelatih saya. Kalau Damianus juga tetap melatih karena bagaimanapun dia yang paling tahu dengan saya. Jadi kan bisa bekerja sama dengan pelatih asing nanti," tandasnya. (aam)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...