Pembangunan Sistem Tata Air di Haji Nawi, 1 Jalur Akan Ditutup Selama 455 Hari
jpnn.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta bakal membangun sistem tata air bawah tanah di kawasan Fatmawati, tepatnya di Jalan Haji Nawi Raya hingga Margaguna.
Pembangunan itu untuk mengatasi genangan yang kerap terjadi saat hujan deras di simpang Fatmawati–Haji Nawi hingga ITC Fatmawati.
Proyek tersebut akan menggunakan metode pipe jacking atau pemasangan saluran bawah tanah tanpa menggali permukaan secara terbuka.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengatakan air yang selama ini menuju Kali Krukut akan dibagi, dialihkan ke arah barat menuju Kali Grogol agar debit air di kawasan Fatmawati berkurang dan tidak lagi meluap.
“Rute pekerjaan dimulai dari simpang Fatmawati–H. Nawi, melalui Jalan H. Nawi Raya hingga Margaguna, dan berakhir di Jembatan Kali Grogol sisi utara Pondok Indah Mall,” ucap Ika dalam keterangannya, pada Jumat (2/1).
Menurut dia, total panjang saluran bawah tanah mencapai sekitar 1,4 kilometer dengan 12 titik pit galian pemasangan pipa.
Proyek itu direncanakan berlangsung mulai 15 September 2025 hingga 15 Desember 2026 atau sekitar 455 hari kerja.
Selama pekerjaan berlangsung, ruas jalan yang semula dua lajur akan menyempit menjadi satu lajur di titik-titik tersebut.
Pemprov DKI Jakarta bakal membangun sistem tata air bawah tanah di kawasan Fatmawati, tepatnya di Jalan H. Nawi Raya hingga Margaguna.
- Pemprov DKI Jakarta Tiadakan CFD pada 31 Mei 2026
- Pemprov DKI Operasikan Alat Pengolah Sampah Jadi Pupuk di Pasar Kramat Jati
- Gubernur DKI Tegaskan Sekolah Swasta Gratis Dilarang Pungut Biaya dari Siswa
- Pemprov DKI Jakarta Tetap Menggratiskan Pajak Kendaraan Listrik, Ini Alasannya
- Pemprov DKI Jakarta Alokasikan Lebih Rp 200 M untuk Progam Sekolah Swasta Gratis
- Pramono Revitalisasi 2 Pasar, Masing-masing Telan Anggaran Rp 10 Miliar
JPNN.com




