Pemerintah Dorong UMKM Go Digital untuk Bertahan di Tengah Gejolak Geopolitik
jpnn.com, YOGYAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menekankan pentingnya transformasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi situasi global yang tidak pasti.
Selama ini, UMKM dinilai sektor yang paling tangguh dan mampu beradaptasi dalam menghadapi krisis ekonomi hampir 30 tahun terakhir.
Namun, Nezar menyebut kondisi geopolitik global saat ini sedikit berbeda, sehingga perlu adanya inovasi.
Dalam kondisi tersebut, Nezar menekankan pentingnya perubahan strategi bagi pelaku UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang.
“Strategi yang dapat dilakukan adalah creative-tech fusion, yaitu menggabungkan kreativitas dengan platform teknologi,” kata Nezar di Yogyakarta, Jumat (24/4).
Nezar menjelaskan pelaku UMKM perlu mampu mengolah konten, membangun merek, sekaligus memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Data menunjukkan dari sekitar 64 juta UMKM di Indonesia, baru sekitar 40 persen yang masuk ke ekosistem digital.
Di sisi lain, penetrasi internet telah mencapai lebih dari 80 persen populasi atau sekitar 231 juta penduduk.
Komdigi menekankan pentingnya transformasi UMKM dalam menghadapi situasi global yang tidak pasti.
- Pesta Rakyat Kana Jadi Ajang Kolaborasi Koperasi dan UMKM
- UMiMAX Pertamina Berdampak Besar, Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat
- Wow! Omzet Koperasi Merah Putih Ini Tembus Ratusan Juta
- Plt Sekjen MPR Sebut Kolaborasi Budaya dan UMKM Kunci Penguatan Ekonomi Kerakyatan
- Sekda Jateng Sumarno Ajak Peserta Funwak UMKM Memperkuat Gerakan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan
- Netflix Family Festival 2026 Menghadirkan Beragam Pilihan Hiburan Bagi Keluarga
JPNN.com




