Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat, Begini Dampaknya
Kebijakan ini juga diproyeksikan memperkuat industri perawatan pesawat atau Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di dalam negeri.
Dengan penguatan daya saing industri MRO, potensi aktivitas ekonomi nasional diperkirakan akan mengalami kenaikan signifikan.
Peningkatan ini juga diprediksi memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan output Produk Domestik Bruto (PDB).
"Nah, kebijakan ini diperkirakan memperkuat daya saing industri MRO dengan potensi aktivitas ekonomi bisa meningkat sekitar Rp700 juta per tahun, dan tentu sampai tentunya bisa mendukung daripada output PDB itu bisa sampai dengan 1,49 miliar," tuturnya.
Selain dari sisi ekonomi makro, kebijakan ini diharapkan menjadi motor penggerak pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Pemerintah memperkirakan penyerapan tenaga kerja akan meningkat pesat melalui efek domino di sektor terkait.
Langkah ini ditindaklanjuti dengan penerbitan regulasi teknis dalam hal ini baik peraturan Menteri Keuangan dan Kementerian Perindustrian.
"Dan menciptakan lapangan kerja langsung sekitar 1.000 orang dan yang tidak langsung bisa sampai mendekati tiga kali," imbuhnya. (mcr31/jpnn)
Industri penerbangan mendapat insentif penurunan bea masuk untuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen.
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah
- Susul Arahan Presiden Prabowo, Indonesia Resmi Bergabung dengan AI Waico
- Harga BBM Khusus Kapal Nelayan 30-200 GT Rp15.000 Per Liter
- Ketum PBWI Airlangga Yakin Pelatnas Jangka Panjang Jadi Kunci Cetak Atlet Juara
- Insentif Motor Listrik Ditunda Lagi, Menko Airlangga: Masih Dikaji
- Program Magang dan Vokasi Dilanjutkan, 50 Ribu Pekerja Terdampak PHK Diprioritaskan
- Indonesia Financial Center di Bali Bakal Dibuat Setara dengan Dubai
JPNN.com




