Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat, Begini Dampaknya

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat, Begini Dampaknya
Konferensi pers konferensi transportasi dan BBM di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (6/4). Foto: Romaida/jpnn.com

Kebijakan ini juga diproyeksikan memperkuat industri perawatan pesawat atau Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di dalam negeri.

Dengan penguatan daya saing industri MRO, potensi aktivitas ekonomi nasional diperkirakan akan mengalami kenaikan signifikan.

Peningkatan ini juga diprediksi memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan output Produk Domestik Bruto (PDB).

"Nah, kebijakan ini diperkirakan memperkuat daya saing industri MRO dengan potensi aktivitas ekonomi bisa meningkat sekitar Rp700 juta per tahun, dan tentu sampai tentunya bisa mendukung daripada output PDB itu bisa sampai dengan 1,49 miliar," tuturnya.

Selain dari sisi ekonomi makro, kebijakan ini diharapkan menjadi motor penggerak pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat. 

Pemerintah memperkirakan penyerapan tenaga kerja akan meningkat pesat melalui efek domino di sektor terkait.

Langkah ini ditindaklanjuti dengan penerbitan regulasi teknis dalam hal ini baik peraturan Menteri Keuangan dan Kementerian Perindustrian.

"Dan menciptakan lapangan kerja langsung sekitar 1.000 orang dan yang tidak langsung bisa sampai mendekati tiga kali," imbuhnya. (mcr31/jpnn)

Industri penerbangan mendapat insentif penurunan bea masuk untuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen.


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News