Pemerintah Harus Mengantisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Tolong Disimak Usul DPR
jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.
Karena, tidak menutup kemungkinan masyarakat pengguna BBM nonsubsidi beralih ke subsidi.
Menurut dia, kenaikan harga BBM nonsubsidi berpotensi meningkatkan beban pengeluaran rumah tangga serta menekan daya beli.
"Kondisi ini dapat memicu fenomena 'turun kelas energi', yaitu peralihan konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi," kata Firnando dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/4).
Dia menjelaskan pergeseran tersebut harus diantisipasi dengan pengawasan yang lebih ketat agar subsidi tetap tepat sasaran.
Firnando menekankan BBM subsidi tidak boleh dinikmati kelompok masyarakat mampu.
"Sehingga dibutuhkan penguatan sistem pengawasan distribusi dan penyaluran di lapangan," kata dia.
Selain itu, dia juga mendesak pemerintah untuk mengendalikan dampak tidak langsung melalui sektor logistik.
Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.
- Seskab Teddy: Pertamax Harus Mengikuti Harga Minyak Dunia
- Pemerintah Diminta Jaga Daya Beli Kelas Menengah Pascakenaikan Harga Pertamax
- Ekonom: Kenaikan Pertamax Murni Mengikuti Harga Pasar
- Harga BBM Subsidi Tetap, Perlu Empati Agar Pengguna Pertamax Tidak Beralih ke Pertalite
- Ingin Mendompleng Demo Mahasiswa di Jakarta, 2 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap
- Ketum LOGIS 08 Ingatkan Aksi Penolakan Kenaikan BBM Tetap Tertib dan Tidak Disusupi Kepentingan Tertentu
JPNN.com




