Pemerintah Harus Sosialisasi BBM ke Mahasiswa
Kamis, 15 Maret 2012 – 18:47 WIB
Pemerintah Harus Sosialisasi BBM ke Mahasiswa
JAKARTA--Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Akhmaloka mengungkapkan, segala macam upaya pemerintah untuk terus mensosialisasikan kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai sebagai salah satu cara yang baik untuk mendewasakan pemikiran masyarakat mengenai kondisi negara dan dunia. "Sebenarnya saya tidak tahu apakah mahasiswa ITB menyetujui kebijakan (kenaikan BBM) ini atau tidak. Tetapi saya kira mahasiswa sudah besar dan mengerti dan tahu kenapa itu terjadi," ungkap Akhmaloka usai pertemuan dengan Menkopolhukan, Menko Perekonomian, Mendikbud, dan para Rektor PTN se-Indonesia mengenai sosialisasi kebijakan kenaikan harga BBM di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Kamis (15/3).
Maka dari itu, pihaknya sangat setuju jika pendewasaan dan menggiring masyarakat untuk berpikir rasional dimulai dari lingkungan pendidikan, yakni mahasiswa.
Baca Juga:
Dikatakan, pada minggu lalu mahasiswa ITB juga telah mendapatkan kuliah umum oleh Menteri Enegeri dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik mengenai kebijakan kenaikan harga BBM tersebut. "Dengan adanya pertemuan seperti ini memang bisa dikatakan cukup efektif. Mudah-mudahan semua mahasiswa bisa mengerti dengan baik meskipun kondisi ini memang sangat sulit tetapi harus tetap kita lewati," imbuhnya.
Baca Juga:
Apakah salah saat ini tidak ada mahasiswa ITB yang melakukan protes terkait kebijakan BBM ini? Akhmaloka tetap menjawab bahwa dirinya sampai saat ini belum ada mahasiswa di kampus yang dipimpinnya melakukan hal demikian. Akan tetapi, jika memang ada yang melakukan protes, pihaknya akan melakukan pendekatan kepada mahasiswa.
JAKARTA--Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Akhmaloka mengungkapkan, segala macam upaya pemerintah untuk terus mensosialisasikan kebijakan
BERITA TERKAIT
- Kasus Brigadir J, Pacul Minta Rekomendasi Komnas HAM Dibuka Secara Transparan
- Berkas Investigasi Kasus Brigadir J Rampung, Komnas HAM Bakal Menyerahkannya ke Pihak Ini
- Kejagung Paling Dipercaya Publik, Sahroni: Itu Berkat Keberanian Mengungkap Megakorupsi
- Panselnas Pastikan Naskah Soal PPPK 2022 Aman dari Kebocoran, Diawasi 5 Instansi
- Duh! Komisi III DPR Enggak Dapat Informasi dari Orang Dalam, Bobol Agenda Rekonstruksi
- Kecelakaan Maut di Bekasi, Bagaimana Kondisi Sopir Truk?
JPNN.com




