Pemerintah Siapkan Perpres Peta Jalan dan Etika AI
Selain itu, kasus deepfake juga pernah terjadi ketika muncul informasi palsu yang menyebut Sri Mulyani Indrawati menjanjikan hadiah kepada masyarakat.
Di sisi lain, CEO Imajik Group, Brillian Fariandi, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam mengantisipasi potensi penyalahgunaan AI.
Dia juga mengingatkan bahwa regulasi harus dirancang secara seimbang agar tidak menghambat inovasi dan pemanfaatan AI yang telah terbukti memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
"Teknologi AI memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan efisiensi kerja, serta membuka peluang baru di berbagai sektor industri," ucapnya.
Dengan adanya peta jalan dan pedoman etika AI, diharapkan pengembangan teknologi kecerdasan buatan di Indonesia dapat berjalan lebih aman, terarah, dan bertanggung jawab. (esy/jpnn)
Pemerintah menyiapkan Perpres yang mengatur peta jalan dan etika AI untuk mencegah penyalahgunaan teknologi komunikasi digital
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad
- Dukung Transformasi Bisnis, Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital & AI
- Science x AI Summit 2026 di Silicon Valley: Bahas Arah Baru Industri AI
- Dukung Pencantuman Nomor Ponsel saat Registrasi Medsos, Anggota DPR Ini Sentil Buzzer
- Hadapi Gejolak Geopolitik, Indonesia Perkuat Ketahanan Energi Nasional
- Miris, Ratusan Ribu Anak di Indonesia Terjerat Judi Online
- Telkom Tunjukkan Ketangguhan Bisnis, Shareholder Return Tembus 35,7%
JPNN.com




