Pemerintah Siapkan Skema Manasik Kesehatan untuk Pelaksanaan Haji 2026

Pemerintah Siapkan Skema Manasik Kesehatan untuk Pelaksanaan Haji 2026
Wakil Kepala BPH Dahnil Anzar Simajuntak menerima 16 poin rekomendasi untuk transfomasi kebijakan istitaah kesehatan haji bersama BPH dari Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat (PP) Perdokhi Prof. Dr. Muchtaruddin Mansyur, Sp.Ok, ToksikO (K), Ph.D. Foto Mesya/JPNN

Sementara itu, Wakil Kepala BPH Dahnil Anzar Simajuntak mengatakan manasik kesehatan akan memberikan pemeriksaan kesehatan secara holistik kepada jemaah haji.

Pembahasan mengenai manasik kesehatan ini akan melibatkan Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (Perdokhi).

"Manasik kesehatan nanti mulai cek kesehatan di awal ketika dia mau berangkat, sebelum mau berangkat. Sudah diumumkan dia akan berangkat, dan sebelum nanti keberangkatan," tutur Dahnil.

Dia menyebutkan angka kematian jemaah haji Indonesia lebih dari 50 persen dari angka kematian jemaah haji seluruh dunia.

Tahun ini, sebanyak 447 jemaah haji Indonesia yang meninggal.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengingatkan tentang pentingnya istitaah kesehatan bagi jemaah haji Indonesia.

Kedua, pemeriksaan istitaah kesehatan yang tidak serius. Banyaknya jemaah haji yang disafariwukufkan, angka jemaah yang sakit tinggi, angka kematian jemaah tinggi.

Senada itu, Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat (PP) Perdokhi Prof. Dr. Muchtaruddin Mansyur, Sp.Ok, ToksikO (K), Ph.D menyampaikan bahwa Perdokhi memberikan 16 poin rekomendasi untuk transformasi kebijakan istitaah kesehatan haji bersama BPH. 

Pemerintah menyiapkan skema Manasik Kesehatan untuk pelaksanaan haji 2026 sesuai rekomendasi Perdokhi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News