Pemerintahan Prabowo Bakal Tambah PLBN, Fokus Pembangunan di Papua dan Kalimantan
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut Presiden RI Prabowo Subianto punya keinginan menambah Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Tito mengungkap PLBN kemungkinan dibangun di Pulau Kalimantan dan Papua untuk menambah 15 tempat yang sudah dibuat era Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi).
Hal demikian dikatakan dia saat menjawab pertanyaan awak media setelah hadir dalam rapat bersama Komisi II di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6).
"Kita masih perlu lagi di perbatasan Kalimantan Barat, Kalimantan Timur ada satu titik yang berbatasan dengan Serawak, kemudian di Kalimantan Utara, ya, ada masih ada lagi seperti Long Nawang, kemudian Long Midang," kata Tito.
Eks Kapolri itu menyebut beberapa PLBN yang perlu dibangun di Papua berada di Pegunungan Bintang untuk melengkapi pembentukan di Skouw, Yetetkun, dan Sota.
Menurutnya, pembangunan PLBN di Papua karena pulau itu berbatasan langsung secara darat dengan Papua Nugini.
"Ya, yang Pegunungan Bintang belum ada, yang di Keerom belum ada, perlu ada di situ juga," ujar Tito.
Selain membangun PLBN, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di kawasan perbatasan, terutama yang bersinggungan langsung dengan Malaysia dan Papua Nugini.
Mendagri Tito Karnavian menyebut beberapa PLBN yang perlu dibangun di Papua berada di Pegunungan Bintang.
- Heru Subagia: Merangkul Anies, Ganjar, dan Mahfud ke Kabinet Bukan Solusi Demokrasi
- Putu Rudana: Museum Perkuat Kepribadian Bangsa dan Muliakan Kebudayaan Nusantara
- Arief Poyuono: Danantara Kunci Indonesia Keluar dari Jebakan Pendapatan Menengah
- NasDem Dukung Prabowo Sampai 2029, Sikap Selanjutnya Menunggu Tahapan Pemilu
- Sampaikan Harapan untuk Jenderal Suyudi, ART Singgung Istilah Parcok Era Jokowi
- Indonesia-Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
JPNN.com




