Pemilih Prabowo Subianto Banyak Tolak Pilkada Melalui DPRD, Lihat Angkanya
jpnn.com, JAKARTA - Responden yang memilih Presiden RI Prabowo Subianto pada kontestasi Pilpres 2024 rupanya banyak yang menolak dibandingkan menyetujui wacana pilkada melalui DPRD.
Hal demikian tertuang dalam temuan LSI Denny JA pada 10-19 Oktober 2025 berjudul Mayoritas Publik Menolak Pilkada Oleh DPRD.
LSI Denny JA mengungkap sebanyak 66,1 persen responden menolak wacana pilkada melalui DPRD.
Lembaga itu kemudian menghitung sikap pemilih Prabowo pada Pilpres 2024 terhadap wacana pilkada melalui DPRD.
Hasilnya, sebanyak 67,1 persen pemilih Prabowo pada 2024 menolak pilkada melalui DPRD dan tetap ingin kontestasi secara langsung.
"Pak Prabowo ini, pemilih-pemilihnya yang lama, 67,1 persen menyatakan tidak setuju," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa dalam konferensi pers yang disiarkan daring, Rabu (7/1).
LSI Denny JA dalam survei terbaru juga menghitung sikap pemilih Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo pada Pilpres terhadap wacana pilkada melalui DPRD.
Hasilnya, mayoritas pemilih Anies dan Ganjar menolak pilkada melalui DPRD dengan masing-masing angka 60,9 dan 77,5 persen.
Sebanyak 67,1 persen pemilih Prabowo Subianto pada 2024 menolak pilkada melalui DPRD dan tetap ingin kontestasi secara langsung.
- Gubernur Iqbal Beri Insentif Tambahan Bagi Guru PPPK Paruh Waktu, DPRD NTB: Kami akan Kawal
- LKPJ 2025 Disetujui, Herman Deru Pastikan Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD
- KPK Usul Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Sahroni Nasdem: Kami Dukung
- PKS Keluarkan Surat Ganti Khoirudin dari Jabatan Ketua DPRD DKI
- Wamendagri Bima Arya Minta DPRD Berperan Aktif Kawal Transformasi Birokrasi di Daerah
- Kepala BPKAD NTB Sebut Pemotongan Dana Pokir Eks DPRD Disepakati Pimpinan
JPNN.com




