Pemprov Jateng – Lampung Teken 11 Kerja Sama Berbagai Bidang Bernilai Rp 832,3 Miliar Per Tahun
jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Lampung melakukan penandatanganan sebanyak sebelas kerja sama berbagai bidang dengan nilai transaksi mencapai Rp832,3 miliar per tahun.
Penandatanganan kerja sama itu disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Mahan Agung, Kota Bandar Lampung pada Selasa, 6 Januari 2026 malam.
Sebelas kerja sama tersebut meliputi penguatan pendidikan vokasi melalui penyelenggaraan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kembar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; fasilitasi pengembangan sektor industri dan perdagangan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Dua kerja sama tersebut berlaku dalam jangka waktu lima tahun.
Selanjutnya, pemanfaatan gas bumi dan pengembangan energi baru terbarukan oleh PT Jateng Petro Energi (JPEN) dengan PT Lampung Jasa Utama (Perseroda); perdagangan multi komoditas oleh PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda) dengan PT Wahana Raharja (Perseroda); penyediaan bahan pangan komoditas hasil pertanian dan perkebunan oleh PT Jateng Argo Berdikari (Perseroda) dengan PT Wahana Raharja dan Koperasi Produsen Agro Gelem Hijau.
Berikutnya kerja sama oleh asosiasi di Jawa Tengah dengan Lampung, meliputi Hipmi Jateng dengan Hipmi Lampung tentang peningkatan kapasitas institusi di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan, serta bidang maritim, kelautan, dan perikanan.
Kemudian kerja sama antara Astindo Jateng dengan Astindo Lampung tentang pengembangan pariwisata. Lalu kerja sama antara Kadin Jateng dengan Kadin Lampung tentang perdagangan penyediaan komoditas seperti garam, gula, kelapa, jahe gajah, beras, buah, kapulaga, singkong, tepung tapioka, produk kerajinan, udang, dan sapi.
Kerja sama kemitraan juga dilakukan oleh PT Goldensnack Mas Sejahtera dan PT Asindo Tech tentang suplai bahan baku tepung tapioka. Selanjutnya kemitraan antara PT Fajar Mulia Transindo dan PT Wahana Raharja (Perseroda) tentang rantai pasok industri dan perdagangan, meliputi gula kristal, ini nalar, kopi, bawang putih, dan lainnya.
Pemerintah Provinsi Jateng dan Provinsi Lampung melakukan penandatanganan sebanyak sebelas kerja sama berbagai bidang bernilai transaksi mencapai Rp 832,3 M.
- Wapres dan Gubernur Jateng Tinjau Tanah Gerak di Semarang, Relokasi Disiapkan
- Pemprov Jateng Genjot Perbaikan Jalan, Pastikan Sudah Mantap Menjelang Mudik Lebaran 2026
- Pemprov Jateng Susun Strategi Penguatan Fiskal agar APBD 2026 Berjalan Optimal
- Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Jateng Dorong Relokasi Aman Bagi Korban Tanah Gerak
- Prabowo & Albanese Sepakat Memperkuat Keamanan Kawasan Indo-Pasifik
- Temui Pengungsi Tanah Gerak Tegal, Gubernur Ahmad Luthfi segera Siapkan Hunian Sementara
JPNN.com




